Promo FBS
FBS Reliable Broker
Tanjungpinang

Puting Beliung Terjadi Siang, Sorenya Wako Langsung Kunjungi Korban

402
×

Puting Beliung Terjadi Siang, Sorenya Wako Langsung Kunjungi Korban

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, SH didamping Humas, Said Husin, Kepala BPBD Agus Setiawarman dan Kepala Disnakersos Dimyath saat bercengkrama dengan warga korban puting beliung.
Inilah rumah Alm. Edi Martin yang mengalami kerusakan parah.
Inilah rumah Alm. Edi Martin yang mengalami kerusakan parah.

TANJUNGPINANG, SuaraKepri.com – Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, SH bersama rombongan melakukan kunjungan ke rumah warga yang mengalami korban putting beliung, di Kampung Baru, Madong, pada hari Selasa sore (22/4). Kunjungan Wali Kota Tanjungpinang ini juga untuk meninjau langsung sebanyak enam rumah di RT 03/ RW 05 yang menjadi korban.

Puting beliung ini terjadi diperkirakan tadi siang pukul 13.30 Wib, saat hujan dan angin kencang melanda kota Tanjungpinang. Setelah mendengar adanya bencana puting beliung terjadi, Lis langsung bergerak ke lokasi kejadian.

Kepala Badan Pencegahan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tanjungpinang, Agustiawarman yang turut dalam rombongan Wali Kota, mengatakan berdasarkan pendataan yang dilakukan oleh anggotanya, ada 6 rumah warga yang menjadi korban.

“Dari enam rumah warga yang menjadi korban, kerusakan yang paling parah adalah rumah Almarhum Edi Martin,” ujarnya.

Sementara itu lima rumah lainnya, mengalami kerusakan di sebagian kecil rumah saja. “Ada tiga rumah lagi yang terkena puting beliung di Kampung Sungai Nyirih, Kelurahan Madong. Namun saat ini masih di data dan dikonfirmasi oleh lurah setempat mengenai kebenaran kabar itu,” jelasnya.

Kepala Dinas Sosial dan Ketenagakerjaan (Dinsosnaker) Kota Tanjungpinang, Dimyath mengatakan saat ini belum langsung bisa diberikan bantuan kepada korban. “Bantuan akan diberikan berdasarkan data pasti dari korban puting beliung. Untuk sementara kita data dulu, setelah didata, secepatnya kita salurkan,” tegasnya.

Bantuan yang akan diberikan, lanjut Dimyath berdasarkan data dan kerusakan yang dialami oleh warga. “Bantuannya bervariasi, bantuan itu diberikan berdasarkan data kerugian yang dialami warga,” ungkapnya.

Kerugian yang dialami oleh rumah Almarhum Edi Marwin diperkirakan mencapai Rp 6 Juta. Karena rumah tersebutlah yang mengalami kerusakan yang paling parah. (Ial)

[sk]

Comment