Tanjungpinang, suara Kepri.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tanjungpinang, M Syahrial meminta pemerintah untuk meninjau kembali hari jadi Tanjungpinang.
“Penetapan tanggal 6 Januari 1784 sebagai hari ulang tahun Tanjungpinang sebaiknya ditinjau kembali, karena bisa mengaburkan sejarah berdirinya Tanjungpinang,” ujar Iyai, sapaan akrabnya, pada hari Minggu (7/01).
Iyai melihat 6 Januari, sebab tanggal tersebut adalah peristiwa mendaratnya kapal perang VOC (Belanda) di Pulau Penyengat dalam peristiwa perang di Teluk Riau.
“Sedangkan penabalan Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah sebagai Sultan Johor Riau Lingga, dilaksanakan di Ulu Riau (Kota Rebah) cikal bakal Kota Tanjungpinang. Pada tanggal 4 Oktober 1721 akan lebih tepat jika ditetapkan sebagai hari ulang tahun Kota Tanjungpinang,” ungkapnya.
Penulis : Agus
[sk]





Comment