Tanjungpinang, SuaraKepri.com – Terkait permasalahan Kepala Sekolah (Kepsek) Sekolah Menengah Keatas Negeri (SMKN) 4 yang diduga arogan terhadap para Guru dan Siswanya. Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul memberikan dispensasi selama dua bulan untuk memperbaiki kinerja Kepsek SMKN 4 tersebut didepan para Guru dan para Siswanya yang sedang menggelar mogok belajar di Sekolah, Jum’at (16/5).
“Kami akan berikan dispensasi selama 2 bulan, jika masih tidak ada perubahan juga baru akan diganti,” ucapnya.
Pertimbangan ini, kata Syahrul, diambil untuk menyikapi secara arif dan bijaksana permasalahan yang sedang dihadapi SMKN 4 Kota Tanjungpinang. Sehingga sangat diperlukan komitmen antara Siswa, Guru dan Kepsek itu sendiri.
“Dengan adanya mediasi seperti ini, tentunya agar bisa membuka pikiran dan melakukan hal yang terbaik buat kita semua. Intinya jangan ada Miss Komunikasi antara Guru dan Kepala Sekolah. Jika memang sifatnya rahasia negara Kepsek harus merahasiakannya,” kata Syahrul.
Sementara, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Tanjungpinang, Dadang yang juga menghadiri mediasi tersebut mengatakan, semua aspirasi para guru sudah di tampung pihak Disdikbud Kota Tanjungpinang.
“Saya sudah Cross Cek ke Kepala Sekolah SMKN 4, menurut dia hanya melaksanakan fungsi pembinaan dan teguran-teguran ke para Guru saja. Ini semua jangan di salah artikan, intinya seperti yang di sampaikan oleh Pak Wakil Wali Kota tadi, hanya miss komunikasi dan semua sudah sepakat untuk kembali ke fungsinya masing-masing,” ungkapnya
[sk]






Comment