Pemilik Toko, Amoi Melompat Ke Toko Sebelah
TANJUNGPINANG, SuaraKepri.com – Sebuah Rumah toko (Ruko) di Jalan Ketapang sebelah Bank Bukopin hangus terbakar pada Minggu subuh (28/9). Selain ituRuko yang sehari menjual barang-barang bermerk Life’s Good (LG) ikut merambat ke toko kue Takadeli dan Bank Danamon disebelahnya.
Kerusakan parah dialami oleh Toko LG dan tidak ada barang elektronik yang bisa diselamatkan dari dalam Ruko tiga lantai itu.
Saksi mata Agung, mengatakan kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 05.00 WIB. “Api sudah langsung membesar. Beberapa menit setelah itu baru apinya mulai membakar semua barang-barang elektronik yang ada di dalamnya,” ujarnya.

“Awal kami melihat cahaya seperti api dari dalam, lalu asap mulai mengepul. Tiba-tiba ada beberapa kali ledakan. Setelah ledakan itu baru api mulai membesar,” katanya saat ingin pergi ke pasar.
Lalu mereka menghubungi pihak pemadaman kebarakan (PMK BPBD) Kota Tanjungpinang. Tetapi api tidak saja menghangusi lantai satu. Api mulai merambat dan membakar barang-barang di lantai 2 dan 3. Semua barang elektronik yang berada pada ketiga lantai Ruko tersebut hangut terbakar.
“Mobil pemadam kebakaran baru datang sekitar pukul 06.00 WIB. Saat itu api sudah merambat ke semua lantai Ruko. Ada 3 mobil pemadam kebakaran yang datang. Api akhirnya bisa dipadamkan sekitar pukul 08.00 WIB,” terangnya.
Seorang petugas pemadam kebakaran mengatakan api kemungkinan besar dari arus pendek. “Diduga sementara dari kebakaran ini terjadi karena hubungan pendek arus listrik,” tukas seorang anggota pemadam kebakaran menimpali.
Sementara itu disaat kejadian, pemilik ruko berada pada lantai 3, ia langsung berlari ke ruko sebebelah, toko kue Takadeli. “Dia naik ke lantai 4, paling atas, lalu melompati pagar yang membatasi Ruko milikinya dengan Ruko TAKA deli Cake Boutique. Wanita itu dan dua orang anaknya itu akhirnya selamat dari bahaya kebakaran itu,” jelasnya lagi.

Beberapa jam setelah api padam, pemilik Ruko itu kemudian masuk lagi ke dalam Ruko untuk mengecek barang-barangnya.
“Dia adalah seorang amoi. Dia masuk bersama beberapa anggota pemadam kebakaran (Damkar) dan anggota kepolisian sektor (Polsek) Tanjungpinang Barat,” ungkapnya.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanjungpinang, Agustiawarman membenarkan adanya kejadian kebakaran ini. “Benar, korban tadi ada membawa barang-barang yang bisa diselamatkan dari kebakaran itu. Ada beberapa tas yang dipikul keluar dari dalam Ruko 3 lantai itu,” ujarnya.
Saat ini kasus kebakaran tersebut dalam penyelidikan pihak kepolisian. “Pemiliknya seorang amoi. Dia sendiri saja saat kebakaran. Suaminya tak ada. Dia panik dan stres. Makanya saat kita tanya dia tak jawab apa-apa,” tutupnya.
[sk]






Comment