Promo FBS
FBS Reliable Broker
Tanjungpinang

Ustad Koko Liem Ubah Air Teh Menjadi Air Putih Kembali

340
×

Ustad Koko Liem Ubah Air Teh Menjadi Air Putih Kembali

Sebarkan artikel ini
Ustad Koko Liem menunjukkan buku outobiografinya. | Humas

Hidup di Keluarga Berbeda Agama dan Hafal Al’Quran 30 Juz.

 

Bukan sulap bukan sihir, Ustad Koko Liem ubah air teh menjadi air putih biasa kembali. | f.Mazpram
Bukan sulap bukan sihir, Ustad Koko Liem ubah air teh menjadi air putih biasa kembali. | f.Mazpram

TANJUNGPINANG, SuaraKepri.com – Pada acara halal bi halal Gubernur Kepri bersama organisasi wanita se-Kepri pada Selasa Pagi (12/8), menghadirkan Ust. H. Koko Liem, SQ.MA dari Jakarta. Pada kesempatan itu Koko Liem sempat merubah air teh kembali menjadi air putih.

Ia sendiri sudah sering melalang buana mengisi tausiyah hampir di semua TV swasta Nasional yang ada di Indonesia. Koko Liem sendiri menjadi Mualaf sejak tahun 2004 yang lalu. Ia saat mengisi acara halal bi halal di Aula Kantor Gubernur Kepri, Dompak mengenakan baju koko hijau bermotif renda dibagian dada dn berpeci juga hijau.

Penceramah ini menyapa para hadirin dengan logat Tionghoa yg kemudian disambut riuh rendah penonton serta tepukan tangan. “Saya aslinya chines, lahir di Pekanbaru dan berjuang hidup di Jakarta,” ceritanya diawal ceramah.

Dalam minta maaf dan memaafkan, itulah esensi halal bihalal bagi Koko Liem. “Semoga dengan halal bi halal ini, menjadikan berkah apapun yang kita miliki dan kita lakukan. Berkah itu, biarpun sedikit tapi manfaatnya banyak,” ujarnya.

Koko Liem mengatakan percuma punya harta banyak tapi hatinya gelisah, tidur tak nyenyak, makan tak enak, itu tandanya apa yang dimiliki tidak berkah. Di keluarganya Koko Liem sendirii ada 3 agama, yakni ada yang Katolik, Budha dan dia sendiri yang Muslim dengan hafalan 30 juz.

“Namun saya tidak pernah membeda-bedakan agama, karena Nabi Muhammad mengatakan bahwa Islam itu ‘rahmatan lil alamin’, Rahmat bagi sekalian alam. Sehingga biarpun kita saling berbeda agama dalam keluaraa, namun kita tetap saling menyayangi,” paparnya.

[sk]

Comment