Promo FBS
FBS Reliable Broker
Nasional

DPR setujui pembahasan 65 daerah otonomi baru

479
×

DPR setujui pembahasan 65 daerah otonomi baru

Sebarkan artikel ini
Mayoritas fraksi DPR setujui pembahasan usulan pemekaran 65 daerah. | foto. BBC
Mayoritas fraksi DPR setujui pembahasan usulan pemekaran 65 daerah. | foto. BBC
Mayoritas fraksi DPR setujui pembahasan usulan pemekaran 65 daerah. | foto. BBC

JAKARTA, SuaraKepri.com- Sidang Paripurna DPR telah menyetujui pembahasan pembentukan 65 daerah otonomi baru, namun pemerintah pusat belum tentu mendukungnya menjadi kota atau provinsi baru.

“Presiden tidak harus menyetujuinya,” kata pengamat masalah otonomi daerah, I Made Suwandi, yang juga staf pengajar di Institut Pemerintah Dalam Negeri, kepada wartawan BBC Indonesia, Heyder Affan, Kamis (24/10) sore, melalui telepon.

Menurutnya, apabila Presiden tidak menyetujuinya, maka pembahasan lebih lanjut tentang pembentukan 65 daerah otonomi baru, tidak bisa dilanjutkan.

“Karena jika daerah belum siap, akhirnya hasilnya (pemekaran wilayah) menjadi tidak bagus.”

“Jadi, setelah disahkan untuk dibahas, DPR harus menulis surat ke presiden. Silakan pemerintah akan menanggapinya. Kalau Presiden tidak menyetujuinya, ya tidak bisa dilanjutkan,” kata Made Suwandi.

Hal ini ditegaskan Made Suwandi menanggapi keputusan Sidang Paripurna DPR pada Kamis (24/10) yang menyetujui pembahasan Rancangan Undang-undang (RUU) pembentukan 65 daerah otonomi daerah — yang 19 diantaranya berada di Papua.

RUU ini merupakan  inisiatif DPR berdasarkan aspirasi masyarakat yang menuntut pemekaran wilayah di daerahnya.

Pemerintah, menurutnya, akan meneliti sejauhmana kesiapan teknis 65 daerah otonomi daerah itu, termasuk kemampuan keuangan serta batas wilayahnya.

“Karena jika daerah belum siap, akhirnya hasilnya (pemekaran wilayah) menjadi tidak bagus,” katanya.

Siap membahas

Sementara, Komisi II DPR menyatakan segera membahas keputusan Badan Legislasi DPR yang menyetujui 65 Daerah Otonomi Baru.

“Kita harap mulai pembahasan  selesai reses dengan pemerintah,” kata Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Khatibul Umam Wiranu, Kamis siang, seperti dilaporkan Antara.

“DPR lebih menekankan pertimbangan politik, konstituennya, dan pemerintah lebih menyoroti aspek teknisnya, sejauhmana kesiapannya. Tapi kan DPR bisa menekan pemerintah, sehingga ada kompromi politik.”

Khatibul mengakui, usulan pemekaran wilayah itu belum tentu bisa dipenuhi atau otomatis menjadi kabupaten/kota atau provinsi baru.

“Hal itu sangat bergantung pada PP 78 tahun 2004 tentang syarat-syarat DOB, dan UU 32 /2004 tentang Pemerintah Daerah,” kata politisi Partai Demokrat ini.

Menurutnya, Komisi II DPR akan lebih mengutamakan daerah-daerah yang ada di perbatasan, pulau-pulau terluar yang jangkauannya pelayanan jauh.

Adapun pengamat otonomi daerah, I Made Suwandi mengatakan, walaupun pemerintah akan lebih menekankan aspek teknis kesiapan daerah tersebut, kemungkinan kompromi politik akan ikut mewarnai.

“DPR lebih menekankan pertimbangan politik, konstituennya, dan pemerintah lebih menyoroti aspek teknisnya, sejauhmana kesiapannya. Tapi ‘kan DPR bisa menekan pemerintah, sehingga ada kompromi politik,” katanya, menganalisa.

Nasib moratorium

Sejak 2009, moratorium pemekaran wilayah telah diberlakukan, walaupun beberapa kali kebobolan oleh tekanan daerah dan DPR yang bersikeras meneruskan pembukaan wilayah administratif baru.

Tekanan  politik dari DPR membuat pemekaran wilayah di Indonesia terus dilakukan.

Dalam kasus Papua, menurut lembaga Institute for Policy Analysis of Conflict, IPAC di Jakarta, saat ini 33 daerah pemekaran baru menunggu pertimbangan DPR.

Ketua Komisi II DPR dari Fraksi Partai Golkar, Agun Gunanjar, awal Oktober 2013 lalu, mengatakan, pemekaran tak bisa dihentikan karena dipandang sebagai sarana bagi daerah agar dapat menikmati dana pembangunan yang dikuasai pusat.

Agun menegaskan permohonan pemekaran wilayah tetap akan diproses meski moratorium berlaku.

“Moratorium tidak menghalangi kita untuk meneruskan aspirasi rakyat di daerah,” kata Agun.

Temuan Kementrian Dalam Negeri menyebutkan dari 217 Daerah Otonom Baru (DOB), 80 persen di antaranya  berkinerja buruk.

“Moratorium tidak menghalangi kita untuk meneruskan aspirasi rakyat di daerah.”

Hal ini pula yang ditekankan pengamat otonomi daerah I Made Suwandi. “Di atas 60 persen, hasil pemekaran tidak begitu bagus. Indikasinya? Pelayanan publik di wilayah pemekaran tidak bagus,” katanya kepada BBC Indonesia.

Tiga tahun lalu, dalam rapat konsultasi pemerintah dan pimpinan DPR di Istana Negara, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan, pemekaran daerah tidak berjalan seperti yang diharapkan.

“Dalam 10 tahun terakhir ada 205 daerah pemekaran. 80 Persen mengalami kegagalan,” kata Presiden SBY usai rapat konsultasi dengan DPR, pertengahan Juli 2010.

Sejak lebih dari sepuluh tahun lalu, sudah sebanyak 205 daerah dimekarkan dan sebanyak 80 persen daerah pemekaran dianggap gagal.

Laporan lembaga Institute for Policy Analysis of Conflict, IPAC di Jakarta juga mengatakan pemekaran wilayah di Papua telah  memicu terjadinya konflik baru, sehingga mereka mendesak pemerintah memperketat syarat pemekaran di wilayah tersebut.

[BBC]

Comment

Mengulas PG Soft Mahjong Ways melalui Dinamika Sistem dan Respons Pengguna Game Online
Kasino Online dan Teknologi Cerdas Makin Terhubung dengan Pola Live Server Modern
Eksperimen Statistik Menyoroti Strategi Bertahap untuk Membaca Konsistensi Pola Bermain
Saat Resesi Global Diprediksi Memuncak, Whale Disebut Melirik Roulette Volatilitas Rendah Microgaming
Penggunaan Statistik Menjadi Fondasi Baru untuk Keputusan Parlay yang Lebih Rasional
Teknologi Adaptif Modern Membentuk Ulang Pola Digital Komunitas Game Online Indonesia
Integrasi Big Data Modern Membuat Infrastruktur Analitik PG Soft Semakin Optimal
Teori Neural Pattern Mutation Membahas Perkembangan Tempo pada Jalur Interaktif Berlapis
Scatter Hitam Bonanza Gold Jadi Manuver Baru yang Menarik Perhatian Pemain Digital
Menelaah Terobosan Pola Interaktif Digital dan Teknologi Prediktif PGSoft Masa Kini
Kajian Komputasional Variansi dan Konsistensi RTP dalam Simulasi Permainan Digital
Dinamika Algoritma serta Distribusi Statistik pada Permainan Digital Bertema Strategis
Eksplorasi Probabilitas dan Ragam Hasil dalam Algoritma Permainan Berbasis RTP
Analisis Statistik Variansi Hasil pada Model Permainan Digital dengan RTP Fluktuatif
Pengembangan Model Data untuk Menilai RTP dalam Lingkungan Permainan Interaktif
Analisis Model Probabilitas Dinamis terhadap Perubahan RTP pada Sistem Digital, Teknologi AI dan Rekapan Data
Dinamika Distribusi Data Mahjongways dan Peluang pada Mekanisme Permainan Game Digital Modern
Evaluasi Algoritma Perhitungan RTP Mahjongways Game Online melalui Pendekatan Statistik Multivariabel Terkini
Dampak Variansi Statistik terhadap Pola Hasil dalam Simulasi Permainan Mahjong Ways 2 Digital
Analisis Statistik Komputasional tentang Distribusi RTP pada Mekanisme Permainan Mahjong Wins 3 Digital
Kajian Probabilitas RTP Dinamis pada Sistem Permainan Digital Berbasis Algoritma Adaptif
Evaluasi Sebaran Probabilitas Menggunakan Data Simulasi dalam Sistem Permainan Digital
Pendekatan Statistik Eksperimental untuk Mengkaji Variasi Hasil Permainan Digital
Struktur Probabilitas dan Statistik pada Mekanisme Permainan Digital Berbasis Sistem
Model Analitis Perubahan Peluang pada Sistem Permainan Digital Berbasis Data
Analisis Sistem Algoritmik terhadap Pola Data Hasil Permainan Digital Berkala
Daftar Kajian Data Empiris tentang Dinamika Sistem Acak Mahjongways dalam Permainan Game Digital
Studi Probabilitas Terapan pada Pola Data Hasil Main dalam Sistem RTP Game Online Modern
Model Prediktif Statistik untuk Memahami Dinamika Permainan Mahjong Ways 2 Digital Berbasis Acak
Official Interpretasi Data Probabilitas pada Sistem Permainan Mahjong Wins 3 Digital dengan Mekanisme Acak
Analisis RTP Live Terbaru Membantu Merancang Pendekatan yang Lebih Teliti dan Objektif
Riset RTP Berbasis Data Membantu Mengenali Faktor yang Mendukung Efektivitas Aktivitas
Observasi Perubahan RTP Membantu Mengenali Tren yang Berpotensi Menjaga Konsistensi Hasil
Pembacaan Grafik Performa Permainan Membantu Menemukan Tren RTP Tersembunyi yang Cukup Signifikan
Analisis Spin Pembuka Kian Disorot untuk Membaca RTP Mahjongways Modern Menuju Rp28 Juta
Efisiensi Strategi Adaptif dalam Mengatur Variasi Performa Game Digital Stabil untuk Jangka Menengah
Transformasi Studi Membantu Putaran: Membaca Momentum Gameplay Modern yang Lebih Efisien dan Konsisten
Pendekatan Berbasis Data Dipakai untuk Membaca Timing yang Mendukung Akurasi Strategi Game AI Real-Time
Riset Kajian Scatter Dinilai Lebih Efektif Ketika Pemain Memahami Batas Putaran Wajar
Statistik Metode Terukur untuk Membantu Meningkatkan Efektivitas Hasil dalam Jangka Pendek
Naiknya Konsumsi Video Pendek Nasional Ikut Mendorong Popularitas Candy Burst Pragmatic Play
Pergeseran Hiburan Generasi Muda Indonesia Membuat Starlight Princess Pragmatic Play Semakin Populer
Survei Internet Indonesia 2026: Treasure of Aztec Pragmatic Play Masuk Daftar Game yang Banyak Dicari
Data Konten Digital Terbaru Menunjukkan Minat pada Gates of Gatotkaca Pragmatic Play Terus Naik
Jelang Musim Liburan Nasional, Sweet Bonanza Pragmatic Play Jadi Game Online yang Banyak Dicari
Di Tengah Ramainya Isu AI dan Teknologi, Roulette Live Evolution Gaming Tetap Punya Penggemar Setia
Kajian Perilaku Internet Indonesia Menyoroti Antusiasme Pengguna terhadap Sic Bo Live Evolution Gaming
Aktivitas Platform Hiburan Digital Nasional yang Meningkat Membuat Fortune Mouse PG Soft Jadi Topik Populer
Perubahan Gaya Hiburan Perkotaan Indonesia Membuat Dreams of Macau PG Soft Kembali Ramai Dibahas
Transformasi Game Indonesia Membuka Peluang Baru bagi Penggemar Dragon Hatch PG Soft