Promo FBS
FBS Reliable Broker
Tanjungpinang

Mantan Aktivis 98 Bersama Mahasiswa Peringati Tragedi Tahun 1998

587
×

Mantan Aktivis 98 Bersama Mahasiswa Peringati Tragedi Tahun 1998

Sebarkan artikel ini

Tanjungpinang – Mantan aktivis pergerakan 1998 yang ikut andil dalam pergerakan reformasi 13 Mei 1998 memperingati 19 Tahun Reformasi 17 Mei 1998 para pemuda dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, KNPI, OKP, Ormas di Kota Tanjungpinang yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Kepri menyelenggarkan Diskusi dan Renungan Refleksi memperingati 19 Tahun Reformasi.

Kegiatan ini dimulai dengan diskusi perkembangan kemajuan pasca reformasi 1998 hingga saat ini di Jendela Cafe, Tanjungpinang, Sabtu (13/5).

Pemaparan diskusi disampaikan James Papilaya, mantan aktivis pergerakan 1998 yang ikut andil dalam pergerakan reformasi 13 Mei 1998, dan menghadirkan anggota DPD RI asal Kepri, Haripinto Tanuwidjaja, sebagai pemateri.

Beberapa mahasiswa menyampaikan pandangan dan gagasan hingga kritik pasca setelah reformasi hingga saat ini. Mereka juga memutarkan video dokumntar tragedi Mei 1998.

Setelah menggelar mereka menggelar Long Match (Berjalan Kaki) menuju Tugu Proklamasi Tanjungpinang. Para mahsiswa berorasi sebagai bentuk peringatan detik-detik reformasi.

Pelopor Aliansi Masyarakat Kepri, James Papilaya mengatakan renungan di Tugu Proklamasi Tanjungpinang menunjukkan Reformasi 1998 di Indonesia melahirkan bentuk demokrasi secara bebas.

“Demokrasi yang tercipta setelah reformasi adalah hadirnya Undang-Udang Pers dan UU Keterbukaan Informasi Publik, Mahasiswa dan pemuda bisa melakukan konsolidasi untuk mengkritik dan memberikan gagasan ke pemerintah, itu hasil Reformasi,” katanya.

Dia mengharapkan sebagai salah satu pelaku sejarah reformasi 1998 yang ikut berjuang di Jakarta kepada pemuda, mahasiswa dan masyarakat khusus di Kepri, Tanjungpinang untuk menjaga hasil Reformasi.

“Hasil dari Reformasi ini harus kita jaga bersama dan dapat bergulir terus menerus, maka Wali Kota Tanjungpinang dari hasil bentuk demokrasi harus dapat menyampaikan pesan-pesan kepada masyarakat untuk tetap semangat menjaga keutuhan NKRI,” katanya

Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah menyampaikan orasi renungan refleksi mengenang 19 tahun reformasi 1998, dalam kertas tertulis.

Dalam orasinya Wali Kota mengatakan peringatan 13 Mei 2017 kita mengingatkan kembali sejarah perubahan di Indonesia dari era Orde Baru ke era Reformasi tepat di tanggal 13 Mei 1998.

Ia mengatakan meminta kepada seluruh elemen masyarakat untuk memberikan kesempatan kepada kita untuk bangkit dan berjuang bersama mempertahankan bentuk NKRI, terutama mendukung pembangunan di Indonesia.

“Khususnya di Tanjungpinang untuk lebih baik. Bung Karno pernah berpesan, “Bermimpilah setinggi langit jika kau terjatuh kau akan jatuh diantara bintang-bintang,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Lis juga mengajak semua elemen masyarakat untuk meraih bintang yang terbaik dalam peran serta untuk pembangunan kota Tanjungpinang.

“Besar dan sekecil apa pun itu peran kalian, berikanlah kemampuanmu untuk berbuat yang terbaik untuk kota Tanjungpinang tercinta,” ujarnya.

Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan merenungkan refleksi 1998 dengan menundukkan kepala, membaca doa bersama dan foto bersama. Kegiatan tersebut turut dijaga puluhan personil Polres Tanjungpinang.

[sk]

Comment

One moment, please...
Loader
Please wait while your request is being verified...