Tanjungpinang, SuaraKepri – Baliho seruan keperihatinan Rakyat Kepri terhadap pemerintah Provinsi itu, terpasang dibeberapa titik strategis di kota Tanjungpinang. Isi dari Baliho itu terkait jajaran sistem yang dinilai telah melanggar aturan sebagai seorang penjabat, Jum’at (09/03).
Adapun isi dari baliho itu tertulis bahwa Sekretaris Daerah (Dekda) Provinsi Kepri bermain Politik, Aparatur Pemerintah Provinsi Amburadul, dan juga meminta Gubernur Nurdin Basirun untuk segera mencopot Sekda prihal pelanggaran tersebut.
Seruan itu bukan sekedar mencari sensasi semata, dengan menyatakan sebagai Forum Keprihatinan Masyarakat Peduli Kepri (FKMPK), ada 36 item keperihatinan dari seluruh Masyarakat Kepri yang akan dievaluasi kembali pada tanggal 11 Maret 2018 di Hotel Comfort mendatang.
“Mudah-mudahan dengan diskusi ini, dengan adanya seruan ini !!, Gubernur yang sebagai pemangku amanah maulah untuk berubah membangun Kepri dengan sisa jabatanya satu setengah tahun lagi itu. Bisa atau tidak ? Dan akan kita kawal di DPRD,” tegas Andi Cori Fatahuddin, Koordinator aksi FKMPK.
Sekretaris FKMPK Chaidar Ahmad juga menuntut, untuk Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi tersebut untuk segera digantikan karena sudah mencoreng masyarakat Kepri dengan ke berpolitikannya.
“Sekda kita itu terindikasi bermain Politik, itu terbukti dari dirinya bertemu dengan tokoh-tokoh Politik di Batam dan juga melakukan lobi-lobi politik yang seharusnya tidak dilakukan oleh dia,” ungkapnya.
Penulis : Erial







Comment