Penulis : Helly Yana Harahap
Nim : 190563201073
Prodi : ILMU ADMINISTRASI NEGARA
UNIVERSITAS MARITIM RAJA ALI HAJI
Email : 190563201073@student.umrah.ac.id
Wabah covid-19 di indonesia belum juga berakhir, sudah beberapa bulan terakhir ini warga dibuat resah oleh wabah ini. Semakin hari kasus positif covid-19 semakin bertambah, angka kasus positif corona (covid-19) sampai saat ini adalah sebanyak 37.420 orang, pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh juru bicara pemerintah terkait penanganan covid-19 ACHMAD YURIANTO. Yang disiarkan langsung di akun youtube BNBP, sabtu (13/06/2020).
Merebaknya pandemi covid-19 di indonesia membuat pemerintah kalang kabut, segala upaya pun dilakukan oleh pemerintah agar dapat memutus rantai penyebaran corona (covid-19), pemerintah menegaskan agar melakukan aktivitas di dalam rumah, mulai dari belajar dan bekerja dari rumah. Dampak dari wabah ini sangat dirasakan oleh para pekerja, karena dampak paling besar dari wabah ini yaitu pada sector perekonomian. Akibat berhentinya perekonomian banyak para karyawan yang di PHK. Menteri ketenagakerjaan (menaker) IDA FAUZIYAH mengatakan kemungkinan jumlah pekerja yang dirumahkan atau yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat covid-19 bisa lebih dari 3 juta orang.
Para pekerja mulai resah, banyak karyawan yang di phk sementara kebutuhan hidup pun melonjak, pekerjaan yang jadi tumpuan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari pun telah hilang. Akibatnya para karyawan kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari karena berkurangnya penghasilan. Banyak nya para karyawan yang di phk tidak berarti peluang kerja akan semakin mudah, justru di tengah pandemi ini sangat sulit untuk mendapatkan pekerjaan, jangan kan untuk itu membuka lowongan pekerjaan, banyak perusahaan yang memutuskan untuk melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada beberapa karyawannya, bahkan tidak sedikit yang memutuskan untuk menutup usahanya karena merosotnya perekonomian saat ini. Sementara kebutuhan hidup harus tetap terpenuhi untuk tetap bertahan hidup.
Dampak ini dirasakan oleh seluruh pekerja di indonesia, banyaknya karyawan yang di PHK mengakibatkan jumlah pengangguran bertambah. Jika tidak bekerja, lalu bagaimana akan mendapatkan uang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari?. Mendapatkan pekerjaan yang sesuai bukanlah hal yang mudah, kesulitan untuk mendapat pekerjaan sudah terjadi bahkan sebelum pandemi ini terjadi. Lalu bagaimana sekarang? tentu saja akan lebih sulit, pasalnya banyak perusahaan yang lebih memilih untuk memutuskan hubungan kerja terhadap karyawan nya daripada membuka lowongan pekerjaan yang baru untuk sekarang ini.
Banyak nya perusahaan yang memilih menutup usahanya juga membuat harapan untuk mendapatkan pekerjaan semakin sedikit, sementara pada zaman sekarang ini saingan untuk mendapatkan pekerjaan sangat banyak, ditambah lagi dengan adanya pandemi ini, tentu ini akan membuat persaingan dalam mencari pekerjaan lebih sengit. Lowongan kerja yang sempit dan banyaknya pesaing untuk mendapatkan pekerjaan yang menjadi faktor utama sulitnya mendapat pekerjaan.
Lalu bagaimanakah upaya yang akan dilakukan oleh pemerintah untuk mengatasi keadaan ini?. Akankah pemerintah akan mengambil kebijakan bagi para karyawan yang di PHK?. Semoga saja pandemi ini cepat berlalu, dan perekonomian nya pun kembali normal.







Comment