banner 728x250

Bupati Lingga Harus Gesa Pemulihan Ekonomi Paska Covid-19, WPR Jadi Perbincangan

  • Share

Lingga, SuaraKepri.com – Melihat kondisi ekonomi Kabupaten Lingga semakin amblas dihantam badai pandemi covid-19, M Samin salah satu Pejuang Pembentukan Kabupaten Lingga prihatin.

“Kita minta pemerintah dalam hal ini Bupati Lingga untuk mencari solusi tentang pemulihan ekonomi paska covid-19, saya banyak mendengar dimana-mana masyarakat teriak karna tidak memiliki pekerjaan dan kehilangan penghasilan tetap,” kata M. Samin yang bercerita saat memperingati hari HUT Provinsi Kepri.

banner 336x280

Sebagai Pejuang Pembentukan Provinsi Kepulauan Riau dan Kabupaten Lingga, M. Samin di masa tuanya, hanya dapat menilai mekanisme yang berjalan, apalagi di masa covid-19 seperti ini.

Disatu sisi ia bangga dipimpin oleh Bupati dan Wakil Bupati Lingga muda dan energik, namun muda saja tidak cukup, saat ini ia masih menanti kebijakan apa yang akan diambil bupati dalam peningkatan atau program percepatan pemulihan ekonomi paska covid-19.

“Saya mendengar Bupati Lingga tengah berjanji akan membuat lapangan pekerjaan yang mampu menyerap tenaga lokal sebanyak-banyaknya, kita tidak mau jika ini tidak terealisasi nanti, atau menjadi buah bibir saja, kita mau program yang pasti,” tegasnya.

Selain itu, sebagai wilayah yang memiliki banyak potensi alam, Pemerintah Kabupaten Lingga, harus membuat satu program yang dapat memanfaatkan hasil bumi Lingga.

Namun dengan catatan, pengelolaan harus mendatangkan kontribusi kepada daerah, serta segulasi ketat, agar tidak ada yang membandel, sebab saat ini nawacita masyarakat agar pemerintah mampu membuka peluang pekerjaan sebesar-besarnya .

“Kalau di Dabo saya dengar bupati sudah mengajukan izin pertambangan rakyat (IPR) ke Jakarta untuk pertambangan timah, kita minta juga bupati mengesa atau mempercepat wilayah pertambangan rakyat (WPR), agar masyarakat juga bisa berusaha dan membuka peluang agar masyarakat mandiri, sehingga kabupaten mampu pulih paska covid-19,” pungkasnya.

Sementara itu, jelas dia investasi dan pertambangan ia rasa bukan suatu yang ilegal, melainkan legal di Negara Republik Indonesia, namun harus melalui segala perizinan dan ketentuan yang sudah di atur oleh negara dalam dunia pertambangan, yakni harus menguntungkan daerah, masyarakat dan pengusaha.

Penulis : Febrian S.r

  • Share