banner 728x250

Tren Kasus Covid-19 Semakin Turun, Kabupaten Lingga Menanti Zona Hijau

  • Share

Lingga, SuaraKepri.com – Hampir satu bulan terakhir, kasus virus corona di Kabupaten Lingga, mereda hingga menyisakan 19% positif berdasarkan data Satgas Covid-19, Kamis (23/09/21).

Untuk wilayah Kecamatan Singkep yang sebelumnya berada di kasus tertinggi, kini berstatus zona kuning dengan menyisakan tiga pasien yang masih berjuang sembuh, sementara Kecamatan Lingga masih berada di zona merah, dengan 11 kasus aktif.

banner 336x280

Setidaknya dari 13 Kecamatan se-Kabupaten Lingga, ada 7 wilayah yang sudah menjadi zona hijau, 5 wilayah zona kuning, dan 1 wilayah masih berstatus zona merah.

Jubir Satgas Covid-19 Lingga, Wirawan Trisna Putra mengungkapkan, ada masih ada satu warga yang masih terpapar Covid-19, hingga menjadi 19 kasus aktif.

“Atas nama nyonya A berusia 48 tahun terpapar Covid-19. Dia merupakan warga Marok Kecil, Kecamatan Singkep Selatan,” kata Wirawan Jubir Covid-19.

Ia mengungkapkan, saat ini ada 4 pasien yang dirawat di RSUD Lingga diantaranya 2 pasien di RSUD Dabo dan 2 pasien lainnya di RSUD Encik Mariyam, Daik.

“Untuk ruang isolasi terpusat di Daik terisi 6 orang dan 2 orang di Dabo. Selebihnya 7 orang menjalani isolasi mandiri,” ujar Wirawan.

Hingga saat ini, kasus Covid-19 di Lingga sejak tahun 2020 sudah mencapai 2.301 kasus, dengan rincian 19 kasus aktif, 2.197 kasus sembuh dan 85 kasus kematian.

Atas kasus Covid-19 yang mereda, saat ini wilayah Lingga berada di zona kuning hingga melaksanakan kembali pembelajaran tatap muka secara terbatas.

Wirawan terus mengimbau, agar masyarakat lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan, seusai anjuran 5M.

Sementara, Ketua Satgas Covid-19 Lingga, Muhammad Nizar juga mengimbau kepada masyarakat, agar segera berkonsultasi ke rumah sakit jika mengalami gejala yang berpotensi karena corona, seperti pilek, batuk, tidak enak badan, dan lainnya.

“Jangan menunggu sakitnya semakin parah baru ke rumah sakit, hal itu demi perlindungan kepada masyarakat, agar tim medis bisa memantau perkembangan penyakit dan tidak terjadi gejala yang lebih berat,” pungkasnya.

Penulis : Febrian S.r

  • Share