Lingga, SuaraKepri.com – Bupati Lingga, Muhammad Nizar, resmi membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kabupaten Tahun 2024 pada Selasa, 5 Maret 2024, di Aula Kantor Bupati Lingga. Acara ini menandai langkah awal dalam penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Lingga untuk Tahun 2025.
Musrenbang berlangsung selama dua hari, tanggal 5 hingga 6 Maret 2024, dengan tema “Pemantapan Kesejahteraan yang Didukung Kemajuan Ekonomi dan Kualitas SDM, Berbudaya Berlandaskan Nilai-Nilai Agama”. Kegiatan dihadiri oleh perwakilan Gubernur Kepulauan Riau, Afitri Susanti, S.Psi., MM, serta pejabat dan tokoh penting lainnya.
Bupati Nizar menyampaikan kepuasannya terhadap penyelenggaraan Musrenbang tahun ini. Harapannya, acara ini dapat menghasilkan rencana pembangunan konkret dan terukur untuk mendukung kemajuan ekonomi serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Lingga.
“Pada Musrenbang dalam rangka penyusunan RKPD Kabupaten Lingga tahun 2025 ini saya merasa puas, karena biasanya musrenbang sebelumnya kita hanya diberikan cek kosong dan penyampaian berupa informasi dan usulan-usulan,” kata Bupati Lingga.
Musrenbang Kabupaten Lingga tahun ini menjadi ajang kolaborasi antara pemerintah daerah, Forkopimda, dan unsur masyarakat. Dalam suasana yang penuh antusiasme, perwakilan Gubernur Kepulauan Riau, Afitri Susanti, turut memberikan kontribusi pemikiran untuk pembangunan daerah.
“Tetapi hari ini, setelah mendengar dari Bappenas yang sudah termuat didalamnya itu, dokumen-dokumen untuk kegiatan lima tahun ke depan Kabupaten Lingga sudah tercatat di dokumen Bappenas RI,” ucapnya.
Sekretaris Daerah Kabupaten Lingga, H. Armia, serta Kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Lingga turut hadir sebagai elemen kunci dalam penyusunan RKPD. Keberadaan mereka memastikan kolaborasi yang solid antarinstansi pemerintah dalam upaya mencapai tujuan pembangunan daerah.
Forkopimda dan Wakil Ketua 1 DPRD Kabupaten Lingga, Azis Martindaz, juga turut ambil bagian dalam Musrenbang. Dukungan dan partisipasi mereka diharapkan dapat memberikan arah yang jelas dan mendalam terhadap prioritas pembangunan yang diusulkan.
Camat se-Kabupaten Lingga, Lurah, Kepala Desa, dan tamu undangan lainnya menunjukkan keterlibatan masyarakat dalam proses Musrenbang. Partisipasi mereka menjadi cermin keseriusan dan tanggung jawab bersama dalam merumuskan rencana pembangunan yang berkelanjutan.
Harapannya, Musrenbang Kabupaten Lingga tahun ini tidak hanya menghasilkan rencana pembangunan, tetapi juga memperkuat nilai-nilai agama dalam pembangunan budaya daerah. Ini sebagai wujud komitmen untuk menciptakan pembangunan yang berlandaskan nilai-nilai moral dan etika yang tinggi.
Dengan kerjasama lintas sektor dan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat, Kabupaten Lingga berharap dapat mencapai kemajuan ekonomi dan kesejahteraan yang berkelanjutan. Musrenbang menjadi landasan kuat dalam mewujudkan visi dan misi pembangunan Kabupaten Lingga untuk Tahun 2025.
Penulis : Febrian S.r









Comment