Antisipasi Covid-19, Dosen Pengampu Buat Strategi Kuliah Melalui WhatsApp

  • Share

Sulut, SuaraKepri.com – Demi mencegah penyebaran virus Corona (COVID-19) seorang dosen pengampu, Asrim di Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan), Baubau, Sulawesi Tenggara mengambil keputusan untuk mengganti mata kuliah tatap muka dengan kuliah melalui group WhatsApp sebagai bentuk pencegahan penularan virus Corona.

Dalam pesannya diinformasikan kepada mahasiswa yang mengambil mata kuliah sebagai berikut eksploitasi geofisika, pengolahan bahan galian, pengenalan teknologi informasi, hidrogeologi tambang, karakteristik bahan galian akan dilakukan perubahan yang awalnya mata kuliah tatap muka menjadi mata kuliah melalui WhatsApp group.

banner 336x280

“Perkuliahan tatap muka diliburkan sementara dari tanggal 16 sampai 28 Maret 2020, hal ini dilakukan dalam rangka pencegahan dan menjaga kesehatan dari wabah virus Corona,” ujarnya.

Hal ini mendapat respon dari seorang Ketua Himpunan Mahasiswa (HIMA) Pertambangan, La Ode Abdul Ikmal jurusan pertambangan di Unidayan, Baubau yang menurutnya hal ini sangat merugikan para mahasiswa karena proses belajar mengajar tersebut dinyatakan kurang maksimal mengingat adanya beberapa mahasiswa yang tidak memiliki alat komunikasi.

“Meskipun pemerintah kota Baubau sudah mengeluarkan surat edaran yang meliburkan proses belajar mengajar dari SD hingga Kampus demi mencegah penyebaran virus Corona tapi sampai saat ini pihak Rektor Unidayan belum mengeluarkan keputusan untuk meliburkan proses belajar mengajar” paparnya.

Bagi mereka, seharusnya proses belajar mengajar harus tetap dilaksanakan di kampus dengan sistem tatap muka, meskipun saat ini wabah virus Corona masih menyebar mahasiswa dapat melakukan upaya pencegahan dengan menggunakan masker serta menjaga kesehatan.

“Kalaupun nanti terdapat mahasiswa yang mengalami gejala virus Corona maka bisa segera dibawa kerumah sakit atau Puskesmas terdekat untuk segera melakukan pemeriksaan,” tambahnya.

Penulis : Thafan

  • Share