Promo FBS
FBS Reliable Broker
Batam

Menjelang Senja di Ujung Kasu: Harapan Kebangsaan dan Ilmu Menggema di Peresmian Ponpes Nur Iman Batam

19
×

Menjelang Senja di Ujung Kasu: Harapan Kebangsaan dan Ilmu Menggema di Peresmian Ponpes Nur Iman Batam

Sebarkan artikel ini
Ketua DPRD Kepri, Imam Setiawan bersama Datok Wira Juramadi Esram bersama rombongan saat menjelang peresmian Pondok Pesantren Nur Iman di Pulau Kasu, Kota Batam./Ist

BATAM, SuaraKepri.com  – Suasana khidmat dan penuh berkah menyelimuti Pulau Kasu, Belakang Padang, Kota Batam, pada sore yang cerah itu. Di tengah deburan ombak dan semilir angin laut, Pondok Pesantren Nur Iman resmi dibuka sebagai benteng dakwah dan pendidikan karakter di wilayah pesisir kota industri.

Momen bersejarah ini semakin istimewa dengan hadirnya deretan tokoh nasional dan daerah. Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, tampak hadir didampingi oleh Habib Syekh Assegaf yang datang langsung dari Jakarta, menunjukkan sinergi pusat dan daerah dalam memajukan pendidikan agama. Kehadiran Kapolda Kepri serta jajaran Forkopimda (FKPD) juga menandakan dukungan penuh aparat terhadap pembangunan sumber daya manusia berbasis keimanan.

“Kehadiran pesantren ini adalah jawaban atas kebutuhan masyarakat akan pendidikan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual,” ujar Ahmad Muzani dalam sambutannya, mengapresiasi inisiatif besar yang digagas oleh putra terbaik Kepri, Minggu (2/8/2026).

Pondok Pesantren Nur Iman adalah buah pemikiran dan pengabdian H. Iman Setiawan, SE., MM. Sosok yang dikenal sebagai Ketua DPRD Kepri sekaligus Ketua PD Gerindra Kepri dan Ketua Dewan Pembina Gemira Kepri ini membuktikan bahwa jabatan publik dapat selaras dengan gerakan kemasyarakatan yang nyata. Baginya, mendirikan pesantren adalah investasi jangka panjang untuk membentuk generasi rabbani yang berakhlak mulia.

Suasana peresmian semakin syahdu dengan lantunan doa yang dipanjatkan bersama, memohon keberkahan bagi seluruh santri dan pengajar yang nantinya akan menimba serta menyebarkan ilmu di pulau yang strategis ini. Tepuk tangan meriah dan gema “Aamiin” bergema di seluruh sudut ruangan, mengiringi harapan agar Nur Iman tumbuh menjadi mercusuar ilmu di Kota Batam.

Dengan dibukanya pesantren ini, Pulau Kasu tak lagi hanya dikenal sebagai kawasan kepulauan biasa, tetapi kini menjelma menjadi destinasi baru bagi para pencari ilmu. Semoga di bawah naungan doa dan dukungan semua pihak, Pondok Pesantren Nur Iman terus berjaya dan melahirkan generasi yang menghafal Al-Qur’an serta bermanfaat bagi bangsa.

“Tabarakallah, selamat berjuang para santri,” ungkap Datok Wira Juramadi Esram yang turut menghadiri acara peresmian Pondok Pesantren Nur Iman di Pulau Kasu.

Comment