banner 728x250

Kawal Masa Depan Anak, PERPPAT Bentan Tolak Kekerasan Fisik dan Pembullyan

  • Share

Bintan, suarakepri.com – Akibat pembullyan dan kekerasan fisik yang dilakukan oleh sejumlah oknum guru dibeberapa sekolah di wilayah Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), mendapat perhatian khusus dari Persatuan Pemuda Pemudi Tempatan (Perppat) Bentan. Minggu (05/09)

Ketua Perppat, Hasriawady, S.Ip alias Gentong menyayangkan sikap para oknum Guru yang dinilai kurang pantas dalam mendidik para generasi penerus bangsa, Hal ini dinilai dapat merusak mental para murid dan kepercayaan para orangtua.

banner 336x280

Ia menjelaskan, seharusnya sebagai seorang pendidik, dapat lebih bijak dalam melakukan setiap tindakan, dan perlu adanya pembinaan khusus berupa pemahaman dan peningkatan khualitas pada setiap guru.

“Saya sangat prihatin sekali melihat pemberitaan dimedia yang menyangkut perilaku oknum guru, menurut saya itu sudah tidak wajar, seorang pendidik harus tau posisinya, jangan unjuk taring pada murid, sekolah tempatnya menuntut ilmu dan membina akhlak, bukan untuk membully maupun menjadi pelampiasan kekerasan,” pungkasnya.

Dinilai perlu adanya pengawasan, Gentong mengungkapkan, Perppat Bentan akan menurunkan anggotanya untuk mengawasi dan mengawal setiap perkembangan dunia pendidikan di Bintan, dan akan meneruskan permasalahan ini ke Dinas Provinsi, Pemerintahan Kabupaten Bintan, hingga ke Provinsi Kepri.

“Pihak kami akan meneruskan kejadian ini ke dinas terkait, dan akan tetap mengawal perkembangannya, agar kejadian ini dapat menjadi catatan kita bersama, jangan sampai daerah ini krisis akhlak dan moral,” ujarnya.

“Saya juga menuntut agar guru tersebut tetap diberikan sanksi, agar menjadi pembelajaran bagi kita bersama, guru itu panutan muridnya, bagaimana muridnya dapat menjadi penerus generasi bangsa yang bermoral dan berbudi pekerti jika gurunya saja tidak mencotohkan yang baik,” tambahnya.

  • Share