banner 728x250

Ada Apa Dengan Dunia Pendidikan, Oknum Guru SMAN 1 Tega Melakukan Kekerasan

  • Share

Sebelumnya Oknum Guru Melakukan Pembullyan dan Sekarang Kekerasan Fisik

Bintan, suarakepri.com – Sebelumnya diketahui, oknum guru di SMK 1 Bintan telah melakukan indikasi pembullyan, kali ini sekolah SMAN 1 Bintan diketahui melakukan kekerasan fisik pada sejumlah murid.

banner 336x280
https://suarakepri.com/berita/bintan/diduga-bully-murid-oknum-guru-smkn-1-bintan-ngaku-itu-kesalahpahaman/

Berdasarkan informasi, Pelaku berinisial MS yang mengajar mata pelajaran Sastra Indonesia, dan awal mula kejadian terjadi pada hari Kamis tanggal 02 September 2021, menurut laporan dari orangtua korban, Pelaku menghukum anaknya dikarenakan lambat mengumpulkan tugas yang diberikan.

Awal kejadian, Pelaku memberikan tugas yang seharusnya dikumpulkan melalui aplikasi classroom, dimana aplikasi tersebut bertujuan untuk mengumpulkan tugas, Setelah mengirimkan tugas, ternyata aplikasi tersebut dirubah dan digandakan oleh anak pelaku.

Akibat dari ulah anak pelaku, menyebabkan file yang seharusnya telah dikirimpun hilang, dan pelaku mengakui bahwa aplikasinya telah digandakan oleh anaknya sendiri.

Karena aplikasi yang diberikan telah dirubah, akhirnya korban mencoba mengirim kembali tugasnya, namun setelah dicoba, tugasnya tidak dapat terkirim di aplikasi tersebut.

Karena tidak dapat mengirimkan tugas, akhirnya pelaku membuat classroom baru dan memanggil muridnya yang tidak mengumpulkan tugas untuk dapat mengantarkan tugasnya ke sekolah.

Sesampainya disekolah, para murid yang seharusnya telah mengirimkan tugasnya melalui aplikasi, dianggap bersalah dan dihukum dengan secara fisik.

“Anak sayakan sudah mengirimkan tugas, dan menceritakan kejadian yang sebenarnya, namun pelaku tidak mau menerima alasan anak saya, sehingga anak saya dihukum dengan cara dicubit dihari yang sama,” ujarnya, Sabtu (04/09).

Merasa tidak terima, akhirnya pihak keluarga korban melaporkan kejadian tersebut dan melakukan mediasi di kantor Kelurahan Kijang Kota, Lantai 2 pada hari Jumat tanggal 03 September 2021 bersama Pelaku, Wali Kelas, Kepala Sekolah, Komite Perlindungan Anak, dan Wakil Kesiswaan.

Dari hasil mediasi tersebut, pihak keluarga dan pelaku mengambil jalur kekeluargaan yang disarankan oleh Kepala Sekolah SMAN 1 Bintan.

“Sebenarnya saya sangat keberatan dengan hasil tersebut, namun saya tetap memaafkan dan memberikan peringatan kepada pelaku, jika hal ini masih terulang kembali, saya akan mengambil jalur hukum, agar jangan sampai anak saya dan korban lainnya masih mendapatkan kekerasan yang sama,” tegasnya.

Ditempat yang terpisah, Kepala Sekolah SMAN1 Bintan, Ghofur membenarkan adanya kekerasan yang dilakukan oleh pelaku, dan menjelaskan bahwa kejadian ini masih dapat untuk dimaklumin.

“Menurut saya, kejadian ini tidak perlu dibesarkan, karena pelaku dua tahun lagi mau pensiun, mungkin lagi ada masalah, makanya tanpa sengaja melakukan kekerasan tersebut,” ungkapnya.

banner 336x280
banner 120x600
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *