banner 728x250

Kembali Harmonis, Permasalahan Kekerasan Pada Murid Berakhir Damai Ditangan Dewan Bintan

  • Share

Bintan, suarakepri.com – Sebelumnya, dunia maya sempat dihebohkan dengan kasus kekerasan pada murid yang terjadi di salah satu sekolah di wilayah Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau. Tepatnya di SMAN 1 Bintan.

Dinilai permasalahan ini perlu adanya perhatian. Hasriawady, S.Ip alias Gentong, selaku ketua Perppat Bentan, yang juga merupakan anggota DPRD Bintan. Ambil keputusan bijak sesuai kesepakatan bersama.

banner 336x280

Pada saat ditemui awak media suarakepri.com di Kantor Polsek Bintan Timur. Gentong menjelaskan, Dirinya sudah melakukan mediasi terhadap Guru dan keluarga murid. Sehingga dari hasil mediasi, para pihak sepakat untuk mengambil jalan damai.

Dari hasil kesepakatan tersebut, kedua belah pihak menyatakan sudah saling memahami dan memaafkan, sehingga keputusan dari kedua belah pihak pada akhirnya membuat surat pernyataan damai di kantor Polsek Bintan Timur.

“Alhamdulillah, kedua belah pihak sudah berdamai, antaran Guru dan murid sudah saling memaafkan, Saya harap, dengan selesainya permasalahan ini, tidak ada lagi pihak pihak yang memperkeruh dan memperbesar kejadian ini,” ujar Gentong.

Ia juga menambahkan, Kedepannya. Perppat Bentan akan tetap mengawasi terkait perkembangan dan permasalahan dalam dunia Pendidikan, terutama di sekolah tersebut. Sehingga perlu adanya pembenahan dan penyegaran.

Terkait hukuman yang diberikan, ia juga berharap agar setiap Guru lebih berhati hati dan bijaksana dalam memberikan hukuman. Hal ini mengingat, perlu adanya upaya peningkatan dalam menciptakan lingkungan yang harmonis disekolah.

Selain itu, Perppat Bentan juga siap membantu untuk menjadi fasilitator dan memberikan tempat bagi masyarakat yang memang butuh bantuan Perppat Bentan, sehingga kejadian seperti ini tidak terulang kembali.

Gentong juga mengungkapkan terimakasih kepada pihak kepolisian yang telah ikut mengawasi dan menjaga, sehingga permasalahan ini dapat diselesaikan secara kekeluargaan.

Dilain pihak. Guru yang sempat menjadi perbincangan publik mengucapkan ucapan terimakasih sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang turut membantu dalam menyelesaikan permasalahannya.

Ia menjelaskan, pada saat kejadian, ia hanya bermaksud untuk mendidik muridnya, dan tidak ada niat lain apalagi menyiksa.

“Saya mengaku salah, dan ini suatu pelajaran bagi saya untuk lebih bijak dalam memberikan hukuman, namun sebenarnya, saya sangat sayang terhadap anak murid saya, dan ingin mereka ini bisa sukses kedepannya,” ucap Guru tersebut.

Selain itu. Orang tua murid juga mengatakan hal yang sama. Ia merasa senang dan tenang karena permasalahan ini akhirnya sudah diselesaikan dengan baik oleh anggota Dewan Bintan (Hasriawady, S.Ip).

Saat ini kondisi mental anaknya perlahan mulai membaik, dan mulai memahami kasih sayang Gurunya.

“Semoga ini menjadi keputusan yang baik untuk masa depan anak saya, dan saya berharap, agar tidak ada lagi pihak pihak yang melakukan tindakan kekerasan dan memberikan tekanan mental kepada anak saya,” Ujar Orangtua Murid.

“Namun, jika memang perlu untuk dilakukan tindakan. Saya harap tindakan tersebut lebih mendidik dan saya sangat berterimakasih sekali, jika setiap guru melaporkan langsung kepada saya terkait permasalahan anak saya,” tambahnya.

  • Share