DPUP-RPKP Lingga Bersama BWS Sumatera IV Sosialisasikan dan Bangun Jaringan Irigasi Sawah

  • Share

Lingga, SuaraKepri.com – Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPUPRPKP) Kabupaten Lingga bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera IV, sosialisasikan pekerjaan lanjutan D.I. Desa Bukit Langkap dan D.I. Desa Kerandin, untuk membangun jaringan irigasi dan rawa tahun anggaran 2020.

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Ardi menyampaikan permohonan maaf, karna kepala DPUPRPKP Kabupaten Lingga berhalangan hadir, ia pun mengucapkan terima kasih kepada BWS Sumatera IV yang mana kata dia ini sudah masuk di tahun ke tiga untuk membangun irigasi di Bukit Langkap dan yang pertama di Desa Kerandin.

banner 336x280

“Mudah-mudahan ditahun ini bisa tuntas yang di Kerandin, sehingga list antrian irigasi lainnya bisa terelisasi juga, kami pihak dinas dalam hal ini juga memohon dukungan dari masyarakat dalam pekerjaan pembangunan irigasi ini,” kata Ardi dihadapan warga.

Selain itu, kegiatan tersebut terlaksana di Balai Desa Bukit Langkap, Kecamatan Lingga Timur. PPK Irigasi dan Rawa satuan kerja non vertikal tertentu (SNVT) pelaksana jaringan pemanfaatan air (PJPA) BWS Sumatera IV, Eris Hendra Buana, ST mengatakan, saat ini BWS Sumatera IV tidak hanya bergerak dibidang irigasi saja, namun membidangi beberapa aspek.

“Jika sekiranya ada masukkan dan misalnya dari program ini ada yang ingin diproritaskan, silahkan nantinya menyampaikan kepada kepala desa masing-masing, nanti kita tampung, tapi kalau bisa jangan terlalu lama, karna kalau sudah terlalu lama, usulan itu sudah sulit untuk merubahkanya, karna bangunan sudah dibangun,” kata Eris Hendra Buan, ST.

Ia menjelaskan program irigasi dan rawa di dua desa di Kecamatan Lingga Timur ini, merupakan bentuk kerja keras dari DPUP-RPKP, dibawah bidang Sumber Daya Air (SDA) Kabupaten Lingga.

Tidak tanggung-tanggung menurut dia, di tahun ini Desa Bukit Langkap mendapatkan kucuran dana sebesar Rp. 13 Miliar lebih untuk menuntaskan aliran air agar masuk ke area percetakan sawah.

“Alhamdulilah ditahun ini yang dikomandoi Kabid SDA pak Ardi, Bukit Langkap dapat lagi anggaran untuk irigasi air,” lanjut dia.

Sama halnya, Desa Kerandin juga mendapatkan kucuran dana yang lebih ketimbang Desa Bukit Langkap, namun perbedaan itu jelas Eris, bukan di sebabkan Kerandin lebih besar wilayahnya, namun BWS Sumatera IV memiliki target untuk menyelesaikan pekerjaan ditahun ini dalam satu kali anggaran.

“Kalau Bukit Langkap kita buat dua, tiga tahun anggaran, sebenarnya pekerjaannya sama,” ucapnya.

Jika selama ini sawah yang berada di Desa Kerandin, hanya mengandalkan air hujan, harapan Eris dengan program dan bendungan yang akan dibangun nanti, bisa bekerja maksimal, sehingga diawal tahun 2021 sawah bisa dialiri air.

“Mudah-mudahan lancar pembangunannya, kita selesaikan dalam perkirakan akhir tahun ini, jadi diawal tahun depan air bisa mengalir ke sawah bapak dan ibu sekalian,” harap dia.

Sementara itu, ia meminta kepada pihak kontraktor dan PT yang memenangkan lelang tersebut, dapat memaksimalkan pekerjaan dan dapat menyerap pekerja lokal, namun harus tetap melihat besik dan skil yang dibutuhkan.

“Untuk kontraktor serap lah pekerja tempatan, karna banyak sikitnya mereka paham tempat tinggal mereka, karna sejatinya pekerjaan ini untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat tempatan,” imbuhnya.

Penulis : Febrian S.r

  • Share