
Lingga, SuaraKepri.com – Material lumpur tanah pembangunan proyek irigasi di Desa Bukit Langkap, Kecamatan Lingga Timur, tuai kecaman pengendara umum, sebab lumpur tersebut menggenangi sejumlah ruas jalan.
Melihat itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lingga Selamat, gerah dan langsung meninjau lokasi jalan baygon untuk melihat seberapa parah kondisi jalan tersebut.
“Dari hasil tinjauan, kita sudah melakukan koordinasi kepada pihak pengelola Proyek yang memiliki angkutan, agar dapat menjaga kebersihan jalan umum yang digunakan mereka,” kata Selamat dengan geram, Sabtu (18/04/20).
Lumpur-lumpur itu, diakibatkan oleh truk pengangkut tanah yang melintasi jalan umum, untuk itu Selamat meminta kepada pihak pengelola untuk memperhatikan aspek keselamatan pengendara umum, karna kondisi berlumpur itu sangat membahayakan dan dapat mengakibatkan kecelakaan.
Selamat menegaskan, bagi pihak proyek agar dapat menggunakan sefti berdasarkan panduan pelaksanaan yang semestinya, agar tidak memberi dampak besar terhadap jalan umum sehingga masyarakat yang menggunakan akses jalan penghubung tersebut juga tidak ikut kecipratan.
“Jika kedepannya masih ada hal sedemikian oleh pihak pelaksana proyek, maka kita tidak segan-segan akan memberikan sanksi penutupan penggunaan akses untuk kendaraan angkutan proyek tersebut,” ditegaskannya.
Untuk itu, pihak pelaksana proyek juga telah menyampaikan kepada pihak pemerintah saat tinjauan dilapangan, bahwa pihaknya akan melakukan pembersihan jalan aspal yang tercemari tanah lumpur dan debu.
Untuk diketahui, hadir dalam pelaksanaan tinjauan, adalah Kepala Dishub Lingga, Selamat, Kabid Darat Dishub Lingga, Agustiar, Kanit Lantas Polsek Lingga, Brigadir Iwan Santoso beserta anggota.
Penulis : Febrian S.r








Comment