MoU Pemkab Lingga dan BPJS Tanjung Pinang Sah, Ini Pesan Bupati Lingga

  • Share

Lingga, SuaraKepri.com – Pemerintah Kabupaten Lingga mengadakan pertemuan dengan BPJS Kesehatan cabang Tanjungpinang dalam rangka optimalisasi pelayanan kesehatan bagi peserta JKN/KIS Kabupaten Lingga, di Tanjungpinang, (31/01/20).

Bupati Lingga Alias Wello mengatakan perjanjian kerja sama dengan BPJS Kesehatan untuk menjamin keberlangsungan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di tahun 2020.

banner 336x280

“Semoga masyarakat Lingga bila ada yg sakit ataupun untuk lebih meningkatkan kesehatannya bisa memanfaatkan puskesmas dan rumah sakit yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan,” kata Awe sapaan akrabnya.

Agenda pertemuan ini antara lain, penandatangan MoU pemerintah Kabupaten Lingga dengan BPJS Kesehatan cabang Tanjungpinang tentang pelayanan kesehatan bagi peserta JKN/KIS PBI (Penerima Bantuan Iur) APBD Kabupaten Lingga tahun 2020.

Perjanjian kerja sama antara kepala Dinas Kesehatan PPKn Lingga dengan Kepala BPJS Kesehatan cabang Tanjungpinang tentang penunjukan puskesmas lanjut sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama bagi peserta JKN/KIS diwilayah kerja Kecamatan Singkep Pesisir.

Kepala BPJS kesehatan cabang Tanjungpinang, Agung Utama, SE menyebutkan bahwa akan ada penyesuaian data pada bulan Maret mendatang.

“Alhamdulillah sudah bisa kita tanda tangani bersama, akan ada penyesuaian data pada bulan Maret. Dengan adanya perjanjian kerjasama ini masyarakat kabupaten Lingga sudah terjamin kesehatannya. Utamanya bagi yang sudah didaftarkan melalui dinas kesehatan,” ucapnya.

Agung menambahkan, dengan adanya PKS yang pertama terjaminnya kesehatan masyarakat dan yang kedua tingkat ekonomi karena biaya kesehatan itu sangat tinggi.

“Kalau mereka terdaftar sebagai peserta JKN mereka terjamin. Artinya mereka tidak mengeluarkan biaya sendiri. Sesuai arahan pak bupati kita akan update terus data kepesertaan melalui dinas kesehatan sehingga data kepesertaan tervalidasi data yang berhak menerima,” ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan melalui Kasi Pelayanan Kesehatan, Ahmad Mudlofir mengatakan, MOU yang dilakukan tersebut merupakan kelanjutan dari apa yang sudah dilakukan pada tahun 2019.

“Dengan adanya MOU ini kita lebih memvalidasi kepesertaan JKN/KIS yang ada di kabupaten Lingga. Dikarenakan tahun 2020 kepesertaan JKN/KIS lebih bervariatif mulai dari PBI APBN, PBI APBD provinsi Kepulauan Riau, PBI APBD kabupaten Lingga, PBNU/PPU, dan segmen mandiri,” jelasnya.

Sampai saat ini kepesertaan yg terdapat sudah mencapai 81 % masyarakat Lingga tercover dalam asuransi JKN kis dan pada tahun 2020.

Menurut Ahmad Mudlofir, akan ada penambahan dari APBD provinsi Kepulauan Riau sebanyak 5.305 jiwa.

Dalam pertemuan tersebut juga terungkap adanya penunjukan puskesmas lanjut sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama yang ditunjuk sebagai pemberi pelayanan tingkat pertama diwilayah Singkep Pesisir.

Puskesmas yang masih menunggu untuk diikutsertakan dalam pemberi pelayanan kesehatan kepada peserta JKN/KIS adalah puskesmas Resang kecamatan Singkep Selatan yang menunggu hasil kredensialing yg dilakukan oleh BPJS kesehatan, belum lama ini.

Hadir dalam acara, Bupati Lingga H. Alias Wello, Kepala kantor BPJS kesehatan cabang Tanjungpinang Agung Utama, Kabid Perluasan Peserta dan Kepatuhan kantor BPJS kesehatan cabang Tanjungpinang, PLT. Kepala Dinas Kesehatan PPKn Lingga, Samsudi dan Kasi Yankes Dinas Kesehatan PPKn Lingga, Ahmad Mudlofir.

Penulis : Febrian S.r

  • Share