Lingga, SuaraKepri.com – Hampir ambruk, ponton pelabuahan Tanjung Buton, Kelurahan Daik, butuh perhatian Pemerintah Kabupaten Lingga, hal itu disebabkan tongkat penyanggah ponton tersebut mereng/tergerus sebelah.
Menurut petugas penjaga pelabuhan Tanjung Buton yang enggan namanya di sebutkan, mengatakan merengnya penyanggah pelabuhan itu, sudah terjadi sekitar enam hari yang lalu, namun ia tidak mengetahui mengapa pelabuhan itu bisa mereng.
“Dah lumayan lama juga, ia tongkatnya mereng kesebelah kiri, memang harus disegel, takutnya ambruk kalau dilewati warga nanti,” kata dia kepada Suarakepri.com.
Ditempat berbeda Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lingga, Selamat membenarkan kondisi pelabuhan tersebut, namun jelas Ia, saat ini sudah dilakukan koordinasi untuk menindak lanjuti pelabuhan Tanjung Buton itu.
Namun kata Selamat semua itu perlu proses dan mekanisme antara pemerintah daerah dan Provinsi Kepri.
“Kita sudah koordinasi dan laporkan ke provinsi untuk segera melakukan perbaikan,” kata Selamat.
Sementara itu, jika tidak cepat diperbaiki, melihat dari kondisi pelabuhan tersebut, ditakutkan akan menelan korban, untuk itu diharapkan kepada pihak-pihak untuk menyegel serta melarang speed maupun pompong untuk menurunkan penumpangnya di Ponton itu.
Penulis : Febrian S.r







Comment