Promo FBS
FBS Reliable Broker
Natuna

Hamid Rizal Buka Musrenbang Natura 2020

744
×

Hamid Rizal Buka Musrenbang Natura 2020

Sebarkan artikel ini

Natuna, suarakepri.com – Pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Natuna tahun 2020, berlangsung aman dan lancar, Selasa (03/03/2020) malam. di gedung Sri Serindit, Ranai.

Ketua Pelaksana Mustafa Al Bakry mengatakan, Musrenbang Natuna tahun 2020 merupakan satu kesatuan dari sistem perencanaan, dilaksanakan setelah Musrenbang tingkat Desa dan Kecamatan. Dengan maksud agar seluruh proses sinkronisasi dapat dilakukan secara optimal.

Melalui Musrenbang diharapkan dapat melahirkan instrumen-instrumen prioritas, untuk menghasilkan struktur program solutif terhadap persoalan yang dihadapi saat ini. Diantaranya masalah kemiskinan, pengangguran, pelayanan kesehatan, pendidikan, infrastruktur, dan layanan publik lainnya, disebabkan masih lemahnya pertumbuhan ekonomi disektor riil.

Hal ini selaras dengan tema Pembangunan Jangka Panjang Kabupaten Natuna, tertuang dalam dokumen RPJPD tahun 2005-2025. Dimana penekanannya pada optimalisasi peningkatan sumber daya lokal yang lestari.

Pria yang juga menjabat Kepala BP3D Natuna ini menjelaskan, adapun estimasi pendapatan Natuna pada tahun 2021 terdiri dari : Pendapatan sebesar Rp 1.169 triliun, Belanja Tidak Langsung sebesar Rp 555.338 miliar, Belanja Langsung sebesar Rp 613.706 miliar.

“Dari hasil Musrenbang Kecamatan yang telah kita laksanakan sebelumnya didapat total usulan sebesar Rp 6.428 miliar”, sebut Mustafa.

Karenanya dibutuhkan aspirasi-aspirasi dari seluruh pemangku kepentingan, untuk merumuskan kebijakan akomodatif dan sensitif untuk menyelesaikan segala pemasalahan. Sehingga dapat menetapkan program prioritas berorientasi pada penguatan ekonomi, menuju masyarakat sejahtera untuk dituangkan dalam rancangan RKPD Natuna tahun 2021.

Musrenbang disejalankan dengan Lomba Inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG), diselenggarakan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa.

“Pengembangan inovasi penting dilakukan, karena dapat menjadi motor penggerak pembangunan daerah kita”.

Adapun maksud penyelenggaraan Musrenbang adalah untuk mendapatkan masukan, guna menyempurnakan rancangan RKPD Natuna 2021.

Diharapkan, dengan pelaksanaan Musrenbang ini menghasilkan kesepakatan tentang rumusan prioritas pembangunan, menjadi masukan untuk pemutakhiran rancangan RKPD dan racangan Renja Perangkat Daerah.

Kemudian tujuan pelaksanaan TTG adalah untuk menumbuhkan dan memberikan motivasi, serta memberdayakan masyarakat melalui pengelolaan TTG. Sehingga dapat meningkatkan efisiensi, efektifitas, nilai tambah dan mutu hasil produksi kegiatan masyarakat, serta meningkatkan pendapatan dan ekonomi kerakyatan.

Dasar Hukum pelaksanaan kegiatan ini adalah :

  1. Undang-undang nomor 25 tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional.
  2. UU nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah.
  3. Permendagri nomor 86 tahun 2017 tentang tata cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah.
  4. Instruksi Presiden RI nomor 03 tahun 2001 tentang Penerapan dan Pengembangan Teknologi Tepat Guna.

Musrebang Kabupaten Natuna dilaksanakan mulai tanggal 3-5 Maret 2020. Pesertanya terdiri dari Perangkat Daerah Kabupaten dan Kecamatan, DPRD Natuna, Instansi Vertikal, Perwakilan masyarakat, Perguruan Tinggi, LSM/Ormas, Pelaku usaha, BUMD dan unsur masyarakat lainnya.

Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal saat membuka Musrenbang mengatakan, tingkat pengangguran terbuka di Natuna pada tahun 2019 sebesar 3.33 persen. Mengalami penurunan dibanding pengangguran terbuka pada tahun 2018 yakni sebesar 3.52 persen.

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Natuna mengalami peningkatan menjadi sebesar 72.63 persen tahun 2019, sedangkan pada tahun 2018 sebesar 72.10 persen.

Tingkat ketimpangan pembangunan yang diukur melalui gini ratio-nya, stabil diangka 0.33 persen sama dengan tahun sebelumnya.

Hamid juga mengklaim, pertumbuhan ekonomi kabupaten Natuna meningkat sebesar 5.95 persen pada tahun 2019. Sementara itu pada tahun sebelumnya pertumbuhan ekonomi sebesar 4.48 persen. Angka tersebut masih diatas nasional dan provinsi Kepri.

Bupati Hamid juga mengklaim, angka kemiskinan di Bumi Laut Sakti Rantau Bertuah mengalami penurunan. Pada tahun 2019 sebesar 4.42 persen, sedangkan tahun 2018 sebesar 4.68 persen.

“Saya berharap, pemilihan tema “Penguatan Ekonomi Menuju Masyarakat yang Sejahtera” Pada Musrenbang RKPD tahun 2021 dapat menjawab permasalah dan kebutuhan pembangunan Kabupaten Natuna”, ujar Hamid.

Selain itu, ia juga berharap dengan penetapan tema tersebut dapat menjawab isu strategis yang telah ditetapkan, diantaranya :

Pembangunan berkeadilan gender, Kualitas pembangunan manusia, Pembangunan infrastruktur daerah dan percepatan pembangunan infrastruktur kawasan strategis Natuna, Pembangunan infrastruktur informatika E-Government, Reformasi tata kelola birokrasi dan profesionalisme aparatur pemerintah daerah.

Sementara, Ketua DPRD Natuna Andes Putra, menyambut baik pelaksanaan Musrenbang Natuna. Dengan harapan, dapat melahirkan program prioritas untuk dilaksanakan pada tahun 2021.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini, juga menyampaikan sebanyak 19 butir Pokok Pikiran DPRD Natuna. Agar menjadi pertimbangan dalam Musrenbang. (Rozali)

Comment

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat