Tim Polda Kepri Bentuk Tim Anti Black Campaign
Tanjungpinang, suarakepri.com – Tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) masih memasuki tahap pendaftaran, tetapi upaya adanya dugaan Black Campaign (Kampanye Hitam) sudah bermunculan.
Di hari dimana pasangan Lis-Maya mendeklarasikan diri untuk maju di Pilkada Tanjungpinang, satu-satunya Pilkada di Kepri, Black Campaign telah muncul di Medsos Facebook, Rabu (10/01).
Adapun partai yang menjadi korban Black Campaign adalah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan).
Sempat viral, status memojokkan PDI Perjuangan langsung dicabut kembali.
“Kita serahkan kepada pihak Kepolisian saja terkait Black Campaign ini. Dan infonya,” ujar salah satu pengurus PDI Perjuangan Kota Tanjungpinang disela deklarasi pasangan Lis-Maya, di Gedung Asrama Haji.
Dirkrimsus Polda Kepri Kombes Pol Budi Suryanto, SH, Ms.i selaku Kasatgas mengatakan telah membentuk Satgas Anti Black Campaign yang melibatkan gabungan personil Cyber Crime, Humas Polda Kepri dan jajaran satker Polda kepri lainnya.
Tujuannya untuk memantau media sosial yang memuat kampanye hitam seperti memuat unsur sara, ujaran kebencian, berita hoax dan lainnya selama 24 jam dalam pilkada 2018 ini.
“Dalam hal ini pihak Kepolisian akan bersikap netral dan turut mengawasi dan akan menindak tegas indikasi – indikasi politik uang dalam Pilkada 2018,” terang Dirkrimsus Polda Kepri.
Penulis : Agus/BR
[sk]







Comment