Tanjungpinang – Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah secara tegas meminta jika ada pungutan liar (Pungli) yang terjadi di Pasar KUD Tanjungpinang, agar segera melaporkan ke dirinya, melalui SMS Center Pemko Tanjungpinang yakni ke nomor 08117718999. Hal ini ia sampaikan saat blusukan kembali ke Pasar KUD, pada Selasa siang (12/4) dan didampingi langsung oleh Direktur Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Tanjungpinang Makmur Bersama, Asep Nana Suryana.
Disaat melakukan blusukan ini, Lis mendapatkan langsung adanya laporan dari pedagang masih adanya pungli di Pasar KUD Tanjungpinang. Pungli itu pun dilakukan oleh oknum-oknum dari BUMD Tanjungpinang yang menytorkan ke pihak ketiga, yang seharusnya disetorkan langsung ke BUMD.
“Yang seperti ini jangan sampai terjadi lagi, saya intruksikan langsung kepada direktur BUMD Tanjungpinang untuk segera membersihkan hal-hal seperti ini. Jangan sampai terjadi lagi, bila terjadi lagi, segera laporkan ke saya,” tegasnya.
Lis juga meminta, agar pasar jangan sampai dikuasai oleh oknum tertentu yang melakukan pungli secara tidak resmi. “Tidak boleh, pasar kita harus bebas dari pungli dan oknum-oknum tertentu, apalagi premanisme yang dapat meresahkan pedagang maupun pembeli,” jelasnya.
Agar pasar menjadi indah dan nyaman, Lis juga memerintahkan BUMD Tanjungpinang agar menata dan mengatur pasar lebih teratur dan bersih. “Kita masih bisa melihat bahwa pasar kita ini masih semrawut. Seharusnya lapak jualan daging, ya daging semua deretannya. Kalau sayur, ya sayur semua urutannya,” paparnya.
Dan hal yang terpenting bagi Lis, pasar harus tersedia tong sampah yang memadai, terutama untuk pedagang. “Tong sampah harus tersedia setiap sudut lokasi pasar dan harus rutin tiap hari diangkut, jangan sampai menumpuk. Untuk pedagang agar jangan membuang sampah sembarangan, apalagi ke laut,” ungkapnya. (Erial)
[sk]







Comment