Promo FBS
FBS Reliable Broker
Tanjungpinang

Pemko Gelar Rakor Pengamanan Pilpres 2014

375
×

Pemko Gelar Rakor Pengamanan Pilpres 2014

Sebarkan artikel ini

TANJUNGPINANG, SuaraKepri.com – Pemerintah Kota Tanjungpinang menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Koordinasi Pejabat Pemerintah Daerah (FKPD), dalam rangka mensukseskan pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) Presiden dan Wakil Presiden 9 Juli mendatang. Rakor bertempat di kantor Wali Kota Tanjungpinang, Senggarang, Kamis (3/9).

Dalam arahannya, Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, SH yang memimpin rapat mengatakan Rakor bertujuan untuk membangun koordinasi, persepsi dan komitmen untuk mengawal Pilpres yang aman, damai dan demokratis serta mengantisipasi terjadinya penyimpangan dan pelanggaran.

Untuk itu, Wali Kota instruksikan kepada seluruh pejabat Pemko Tanjungpinang agar saling menguatkan komitmen dan menempatkan skala prioritas untuk menunjang kesuksesan penyelenggaraan Pilpres.

Menurut Lis ada tiga fase rawan dalam Pilpres yang harus menjadi perhatian kita bersama. Pertama, fase distribusi surat suara, beliau berharap proses distribusi berjalan dengan jujur tanpa ada permainan dari oknum-oknum tertentu. Proses distribusi surat ini harus diawasi dengan ketat karena dari fase ini bermula masalah dalam pemilu.

Kedua, fase pemungutan suara, harus berjalan dengan jujur, adil, dan rahasia. Sedangkan fase ketiga merupakan fase paling genting yakni fase penghitungan suara. Lis minta masyarakat bisa menerima dengan lapang dada siapa pun yang terpilih kelak.

“Saya berharap para perangkat kepala desa, RT dan RW, PPK dan PPS memberikan pendidikan politik yang baik kepada masyarakat. Setelah mengikuti rakor ini, sampaikan dengan jelas dan sebaik-baiknya ke masyarakat agar daerah kita mendapatkan pemilihan presiden yang berkualitas. Semoga berkat kerjasama semua elemen, tingkat partisipasi masyarakat Kabupaten Bengkalis pada pemilu 9 April mendatang kembali mengalami peningkatan yang signifikan, ” kata Lis.

Kepada camat, Lis juga minta agar cepat mengatisipasi segala kemungkinan gesekan-gesekan antara kelompok pendukung capres dan cawapres.

“Tingkatkan koordinasi dan kerjasama dengan unsur pimpinan kecamatan (Upika) setempat. Bersama upika, saya minta camat untuk memetakan tingkat kerawanan yang dikhawatirkan menimbulkan benturan antar kelompok pendukung,” paparnya.

Sementara itu, Polres Tanjungpinang yang diwakili Wakapolres Tanjungpinang, Kompol Nur Santiko, dalam pemaparannya mengemukakan, situasi keamanan dalam rangka menjelang Pilpres secara umum dalam keadaan kondusif, aman dan terkendali.

Namun demikian, selaku aparat harus tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap gangguan yang akan timbul pada Pilpres mendatang, termasuk kepada seluruh petugas penyelenggara Pemilu.

“Dengan adanya upaya persamaan pandangan antara Pemko, petugas penyelenggara dengan aparat keamanan, maka permasalahan yang terjadi pada pelaksanaan Pemilu dapat diselesaikan. Apapun isunya, segeralah koordinasi dengan kami. Kami juga akan menempatkan sejumlah personel disetiap daerah. Ini dilakukan untuk antisipasi pengamanan, mulai dari pendistribusian logistik hingga selesai perhitungan suara,” ungkapnya.

[sk]

Comment