Tanjungpinang, SuaraKepri.com- Sekali lagi, PT PLN Tanjungpinang memberikan alasan dan janji kepada Gubernur Kepri, Muhammad Sani. PLN berjanji bahwa listrik di Tanjungpinang dan Bintan akan kembali normal di akhir juli 2015 nanti.
Hal ini ditenggarai karena molornya pembangunan Pembakit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) sebesar 9MW di Dompak dan 6MW di Tekojo, Bintan Timur, yang sebelumnya direncanakan akan selesai pada Mei-Juni tahun ini.
Laporan ini disampaikan oleh PT PLN (Persero) Tanjungpinang bersama PT B’right PLN Batam setelah melakukan rapat tertutup dengan Sani di Gedung Daerah Tanjungpinang, Kamis (25/06/2015).
Direktur PT B’right PLN Batam, Dadan Koerniadipoera, berjanji pada Sabtu (27/06/2015) minggu ini, mereka akan mendapatkan daya sebesar 3MW dari PLTMG Tekojo yang pembangunannya sudah selesai dan akan segera meng-inputnya ke dalam sistem meraka.
“Akhirnya, pembangunan difokuskan ke PLTMG Tekojo dan sebelum puasa seluruh peralatan yang awalnya di Dompak di pindahkan ke Tekojo untuk mempercepat pembangunan pembangkit 2 x 3 MW tersebut.” Ucap Dadan.
Jika hal tersebut terjadi, maka daya listrik di Tanjungpinang akan bertambah sebesar 3MW menjadi 54MW dan diperkirakan bisa mencukupi kebutuhan pelanggan di Tanjungpinang serta Bintan.
“Yang 3MW ini direncakan sabtu depan dari mesin PLTMG Tekojo sudah masuk sistem, sedangkan untuk yang 3MW lagi akan ditambahkan dan dimasukan ke dalam sistem pada 15 juli 2015 mendatang.” Beber Sani.
Sani berharap, janji ini dapat direalisasikan agar kedepannya tidak terjadi lagi pemadaman karena sangat merugikan untuk masyarakat.
Sedangkan untuk daya listrik 9MW yang ada di Dompak,seperti apa yang sudah dijanjikan PLN sebelumnya akan selesai pada 16 Juni 2015, dikatakan Sani akan kembali tertunda, dan kemungkinan diselesaikan pada akhir Juli 2015 mendatang.
[sk]







Comment