TANJUNGPINANG, SuaraKepri.com – Vihara Cetiya Bodhi Sasana Pelantar II Tanjungpinang kembali menggelar sembayang keselamatan laut, Sabtu (20/6). Dalam tradisinya, sembayang keselamatan laut selalu diikuti dengan lomba perahu naga.
Wakil Gubernur Kepri Soerya Respationo mengatakan bahwa atas nama pribadi dan Pemprov Kepri mendukung penuh kegiatan ini. Sebab, dengan kegiatan ini menunjukkan bahwa di Kepri ini keberagaman tidak hanya diakui, tapi juga dijaga dan dilestarikan.
“Pada sore hari ini, kita menyaksikan keberagaman. Saudara-saudara kita umat Budha menyelenggarakan sembayang keselamatan laut dan perahu naga. Kita ikut mendukung kebudayaan ini tetap lestari dan sebagai kekayaan Indonesia,” kata Soerya saat membuka perlombaan perahu naga di Pelantar II, Tanjungpinang.
Jika sikap hormat menghormati, toleransi dan saling menjaga terus dipelihara, Ia yakin Indonesia, khususnya Kepri akan sejahtera. “Hidup rukun dengan berbagai suku, agama dan ras merupakan salah satu kunci sukses pembangunan,” paparnya.
Ditempat yang sama, ketua panitia sembayang keselamatan laut, Cheppy mengatakan bahwa acara ini merupakan warisan nenek moyang. “Dalam tradisi kami, sembayang ini untuk keselamatan lingkungan, alam dan dunia,” jelas Cheppy.
Dan seperti biasanya pula, sembayang ini diikuti dengan perlombaan perahu naga. Untuk tahun ini, setidaknya diikut oleh empat regu perahu.
“Regu pertama adalah tuan rumah pelantar II, pelantar satu, tim perahu naga Sei Ladi dan Pelantar tiga,” ungkapnya.
Pemenang perlombaan yang berlangsung tiga hari ini akan memperebutkan uang tunai dan piala. Hadir dalam acara ini Bupati Bintan Ansar Ahmad, Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah, pimpinan DPRD Kepri, Risky Faisal dan Amir Hakim. Juga anggota DPRD Kepri, Saproni dan Widiastadi Nugroho serta SKPD Kepri dan Tanjungpinang.
[sk]







Comment