Promo FBS
FBS Reliable Broker
Tanjungpinang

Tanjungpinang Harus Menggunakan Kurikulum Tahun 2013

438
×

Tanjungpinang Harus Menggunakan Kurikulum Tahun 2013

Sebarkan artikel ini

Tanjungpinang,SuaraKepri.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Tanjungpinang menyatakan, bahwa pada tahun 2015 mendatang, seluruh sekolah se-Tanjungpinang sudah harus memakai kurikulum tahun 2013.

Maka itulah, Disdikbud Kota Tanjungpinang menggelar Pelatihan Implementasi Kurikulum 2013 untuk guru-guru dari tingkat SD, SMP, SMA dan SMK bertempat di auditorium SMPN 4 Kota Tanjungpinang selama 7 hari, mulai hari Senin (9/6) hingga (16/6).

Menurut Kepala Disdikbud Kota Tanjungpinang, Dadang, Pemerintah sudah mulai menjalankan kurikulum tahun ajaran 2013 dari kemarin. Dan tujuannya untuk mencapai implementasi, agar terjadinya perubahan pola pikir siswa. Sehingga kurikulum 2013 bisa berjalan secara baik dan benar.

“Dalam kurikulum 2013 ada perubahan proses pembelajaran dari diberitahu menjadikan siswa ingin tahu, penilaian dari output menjadi input, proses pembelajaran lebih singkat. Pada intinya tahun 2015 secara lengkap sudah harus memakai kurikulum 2013,” ungkapnya, Senin (9/6).

Sedangkan, kata Dadang, untuk perserta Pelatihan Implementasi tersebut, semua berjumlah 560 orang dengan rincian, Guru SD sebanyak 292 orang, Guru SMP sebanyak 108 orang dan Guru SMA atau SMK sebanyak 160 orang. Untuk narasumber didatangkan dari luar daerah dan dalam daerah.

“Narasumber dari luar daerah kami datangkan 9 orang, tapi kami juga menyiapkan narasumber dari dalam daerah. Agar amanat dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (red, Mendikbud) bisa tersalurkan, untuk tahun ajaran 2014-2015 memasuki tahun ajaran baru sudah memakai kurikulum 2013,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul mengatakakan, kurikulum 2013 yang dicanangkan pemerintah saat ini, untuk Kota Tanjungpinang lebih bagaimana menciptakan siswa-siswa yang mempunyai karakter kearifan lokal berbudaya melayu, untuk diakomodir oleh sekolah yang ada saat ini.

“Itu yang akan kami kembangkan, nanti disinkronisasikan dengan kurikulum 2013. Sebenarnya kurikulum 2013 ini hanya tukar kulit saja barangnya itu juga, makanya untuk menyamakan presepsi seluruh Guru di Tanjungpinang. Kurikulum 2013 harus merangkul semua potensi siswa dan tidak hanya intelektual saja, tetapi harus merangkul potensi didalam diri siswa itu,” ujarnya.

[sk]

Comment

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat