Tanjungpinang – Merasa tidak adil dalam pembagian hewan qurban oleh Pemprov Kepri, masyarakat Natuna posting surat terbuka di sosial media (Facebook) akun milik pribadinya, meminta untuk pisah dengan Provinsi Kepri, Sabtu(02/09).
Dalam postingannya, Aripin Natuna mengajak seluruh masyarakat Natuna dan Anambas dia mana pun berada agar menyuarakan aspirasinya untuk melepaskan diri dari Provinsi Kepri.
Hal ini akibat tingkah Pemprov dan Gubernur Kepri yang selalu menganak tirikan kabupaten Natuna dan Anambas terutama soal pembagian hewan qurban yang jumlahnya paling sedikit diantara Kabupaten/Kota se-Kepri.
“Dengan moment idul adha ini kami merasa pengorbanan kami terhadap provinsi Kepri sudah cukup dan kami akan membentuk provinsi sediri,Buat masyarakat mari kita mengandeng tangan melawan kezaliman ini,” tulis Aripin dalam postinganya pada pukul 08.00 Wib Sabtu, (02/09).
Postingan ini langsung dibanjiri komentar oleh masyarakat se-Kepri ada yang pro maupun kontra terhadap postingan ini.
Zabaruddin salah satu masyarakat Natuna mengatakan ini buka masalah Natuna dan Karimun namun yang di pertanyakan adalah ketidak adilan yang terus menerus yang selalu dilakukan Pemprov dan Gubernur Kepri.
“Sebetul nya bukan masaalah natuna dgn karimun, akan tetapi, ketidak keadilan Gubernur Kepri sesama daerahnya, ada yang dianak tirikan,” katanya dalam komentar postingan tersebut.
Hingga berita ini dimuat postingan tersebut sudah berhasil mendapatkan 124 komentar dan 100 like oleh pengguna sosial media Facebook.(Erial)
[sk]







Comment