TANJUNGPINANG, SuaraKepri.com – Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, SH tampaknya sudah geram dengan aktivitas perjudian cingkoko yang telah meresahkan masyarakat. Ia pun tidak tinggal dia, melalui Satpol PP Kota Tanjungpinang, ia pun memerintahkan menutup perjudian cingkoko di belakang Morning Bakeri, Suka Berenang pada Sabtu malam (9/8).
Para petugas satpol pp ini tidak sendirian, mereka dibantu tim gabungan TNI dan Polri untuk memback up. Alat dadu dan lapak yang digunakan sebagai praktek perjudian itu disita, lalu pondoknya dirobohkan. Para pemain yang sebelumnya tidak tahu ada datangnya para petugas ini, langsung kabur membawa lari uang mereka dan menghilang.
Kepala Satpol PP, Irianto, SH membenarkan bahwa ia diperintahkan Wali Kota Tanjungpinang, untuk menutup praktek perjudian cingkoko yang telah meresahkan masyarakat. “Wali Kota menelpon saya untuk menutup praktek perjudian ini setelah mendapatkan laporan dari masyarakat masih beraktivitas. Apalagi terakhir-akhir ini telah terjadi kejadian yang meresahkan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, tokoh masyarakat Natuna, M Arif Syah meminta agar para pemain ditangkapi juga. “Jangan hanya digrebek dan dirobohkan saja lapaknya. Para pemainnya juga harus ditangkap dan ditindak tegas secara hukum yang berlaku di Indonesia,” geramnya.
Alasannya, selama ini apart yang dilakukan petugas gabungan selama bulan Ramadhan selalu sia-sia. “Selama digrebek dan lapaknya di hancurkan, Judi ini selalu buka lagi. Kan kasihan petugas kita seperti ini terus. Tugas kepolisian kita lah yang harus menindak tegas, tangkap dan adili para pelaku agar ada efek jera,” ungkapnya.
[sk]







Comment