
Lingga, SuaraKepri.com – Kurang mendapatkan perhatian dari pemerintah, Pelajar Dusun 1 Pengambil, Desa Sungai Harapan, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga tidak punya halte bus (bus stop), Rabu (19/08/2020).
Salah satu warga yang engan namanya disebutkan mengatakan sejak sekolah menengah atas (SMA) Negri satu Singbar dibangun di Kuala Raya dan bus jemputan sekolah mulai dioprasikan, pelajar pelajar dari Kampung Pengambil itu tidak perna merasakan fasilitas halte bus, bahkan setiap menunggu bus jemputan, seringkali pelajar disana memenuhi bahu jalan.
“Dari zaman kita angkatan sebelumnya tidak perna merasakan halte bus, jangankan halte bus, red zone saja di SD disini tidak perna dibuat, kami minta lah pemerintah perhatikan kami yang berada dikampung ini, sampai halte bus pun tidak terbangun, boleh tahan lah,” kata salah satu alumni.
Untuk itu, ia bersama alumni lainnya berharap pemerintah dapat menfasilitasi kebutuhan tersebut, sebab menurut ia pelajar adalah generasi penerus dan perlu mendapatkan perhatiann khusus apalagi terkait halte bus hal itu merupakan syarat mendasar dalam jenjang pendidikan.
“Kenapa saya katakan halte bus ini adalah hal yang penting, jika dilihat dari data stastistik di kampung kami ini mayoritas dibawah garis kemiskinan, tidak semua keluarga punya kendaraan pribadi, kalau pun ada kendaraan pribadi tentu dipakai untuk bekerja, dengan begitu lah halte bus ini dibutuhkan untuk memberikan rasa aman kepada pelajar,” tambah dia.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lingga, Selamat yang ditemui dikantor pada waktu lalu mengatakan untuk Kampung Pengambil, Desa Sungai Harapan terkait halte bus akan dibangun di anggaran pendapatan belanja daerah perubahan (APBD-P) 2020.
“Untuk halte bus akan kita masukkan di P ini, Kita minta persiapkan tanah wakaf sekitar 9X10 untuk halte bus,” kata Selamat kepada Suarakepri.com.
Sebagaimana diketahui, tanah wakaf yang diminta oleh Kadishub Lingga untuk lokasi halte bus tersebut saat ini sudah disediakam oleh pihak desa dan tinggal menunggu keseriusan untuk membangun halte bus di Kampung Pengambil.
Penulis : Febryan







Comment