banner 728x250

Terapkan 3M Pagelaran Hari Museum Indonesia Disbud Lingga Sukses

  • Share

Lingga, SuaraKepri.com – Memperingati hari Museum Indonesia, Dinas Kebudayaan Kabupaten Lingga gelar semarak lomba 2020 Museum Linggam Cahaya, Daik, Jum’at (23/10/20).

Pelaksana tugas (PLT) Dinas Kebudayaan Kabupaten Lingga Dr. Azmi melalui Kasi permuseuman bidang sejarah, pelestarian cagar budaya dan permuseuman Paridah.

banner 336x280

Ia mengatakan kegiatan tersebut terdapat 7 katagori lomba yaitu katagori, essay, gurindam, alih aksara naskah kuno, mengambar koleksi museum, mewarnai gambar permainan rakyat tradisional, pemilihan awang dan dayang serta Gasing Lingga.

“Terus nanti ada tanggal 26 Oktober 2020 ini masih berembuk untuk tanggal pastinya, disitu nanti ada lomba gasing selama lima hari, untuk total hari kegiatan, kemarin kita melaksanakan dari hari senin sampai kamis ini nanti lanjuttannya lima hari,” kata parida kepada Suarakepri.com.

Tidak hanya itu, beradaptasi kebiasaan baru (AKB) untuk percepatan pencegahan covid-19, Disbud Lingga juga sudah berkonsultasi kepada tim gugus tugas covid-19 Kabupaten Lingga agar dapat menerapkan 3M (Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan).

“Kegiatan kita ini melibatkan pihak keamanan dari Satpol PP untuk pengamanan peserta yang datang dan pengaturan distendingnya dan kita juga di bantu dipantau oleh tim gugus covid, kita sudah menyurati dan ada tindak lanjutnya dari mereka, kita juga sudah meminta izin secara lisan dan secara tertulis, kita bekerja sama dengan Puskesmas Daik Lingga,” jelasnya.

Hal ini dilakukan untuk memastikan kegiatan ini tidak melanggar protokol kesehatan yang sudah di tentukan oleh negara, bahkan menurut dia hadirnya Puskesmas Daik tersebut agar dapat memantau setiap peserta.

“Pusekesmas Daik Lingga untuk pengecekkan suhu tubuh peserta, dan kami dari dinas juga menyediakan masker untuk peserta, masker untuk anak-anak dan peserta didik, kalau untuk orang tuanya, mereka menggunakan masker sendiri dan sebelum masuk kelokasi, kita sudah menyediakan 8 titik tempat mencuci tangan yang sekaligus disediakan sabun dengan tisu” tambahnya.

Bahkan sejak kegiatan ini dilaksanakan mulai tanggal 19 lalu, Dinas Kebudayaan Kabupaten Lingga sangat mendukung penerapan 3M bagi seluruh peserta dan menerapkan distending serta membatasi undangan agar tidak terjadi penumpukan masa.

Sementara itu, untuk peserta yang mengikuti lomba memperingati hari museum Indonesia, terdiri dari peserta didik yaitu mulai dari SMA sederat, SMP sederajat, SD sederajat dan Paud sederajat di Kabupaten Lingga.

“Lomba essay terdiri dari pelajar SMA sederajat, lomba gurindam dan alih askara diikuti oleh SMP sederajat, lomba gambar dan gasing itu diikuti oleh SD sederajat dan terakhir untuk lomba mewarnai dan awang dayang diikuti oleh peserta Paud,” ujarnya.

Untuk jumlah keseluruhan peserta yang mengikuti kegiatan itu berjumlah 330 peserta yang mana peserta tersebut tidak di kumpulkan dalam satu waktu dan tempat, hal ini dilakukan untuk menghindari penumpukan orang.

“Untuk alih askara 11 peserta, gurindam 12 peserta untuk essay 51 peserta tapi mereka teknisnya mengirimkan naskah essay nya saja tidak sifatnya berkumpul hanya di acara pembukaannya saja kita undang para 10 pemenang terpilih untuk menerima hadiah, kemudian untuk menggambar 102 peserta kemudian lomba mewarnai gambar 73 peserta, gasing 11 peserta dan terakhir pemilihan awang dayang berjumlah 50 orang tapi yang mengikuti hanya 45 saja,” pungkasnya.

Penulis : Febrian S.r

  • Share