Promo FBS
FBS Reliable Broker
Tanjungpinang

Akses Pertigaan Senggarang Amblas, BP Tanjungpinang Siapkan Penanganan Sementara di Kawasan FTZ

16
×

Akses Pertigaan Senggarang Amblas, BP Tanjungpinang Siapkan Penanganan Sementara di Kawasan FTZ

Sebarkan artikel ini
Pertigaan jalan utama Senggarang menuju arah Tanjung Geliga terlihat rusak dibagian tengah jalan. /F: Thafan Casper

Tanjungpinang, suarakepri.com — Kerusakan badan di pertigaan jalan utama menuju arah Tanjung Geliga di kawasan perdagangan bebas (FTZ) Senggarang, Kota Tanjungpinang, menjadi perhatian Badan Pengusahaan (BP) Bintan Wilayah Kota Tanjungpinang. Permukaan aspal di sejumlah bagian terlihat bergelombang dan menonjol sehingga berpotensi mengganggu keselamatan pengguna jalan.

Kepala BP Bintan Wilayah Kota Tanjungpinang, Cokky Wijaya Saputra, S.H., M.H., mengatakan ruas jalan tersebut bukan bagian dari pekerjaan infrastruktur yang sedang dilaksanakan pihaknya saat ini.

Menurut Cokky, jalan itu merupakan hasil pembangunan pada periode kepemimpinan BP Tanjungpinang sebelumnya. Karena pekerjaan tersebut telah selesai, perbaikan menyeluruh terhadap ruas jalan itu tidak dapat langsung dilakukan menggunakan anggaran yang tersedia pada tahun berjalan.

“Jalan tersebut sudah dibangun oleh Kepala BP sebelum saya. Sehingga di masa jabatan saya saat ini, kami hanya bisa melakukan perencanaan perbaikan saja. Secara aturan penganggaran, perbaikan menyeluruh baru direncanakan masuk anggaran tahun depan,” ujar Cokky.

Meski perbaikan permanen masih harus melalui proses perencanaan dan penganggaran, BP Tanjungpinang akan mengupayakan penanganan sementara terhadap bagian jalan yang mengalami kerusakan.

Cokky mengatakan pihaknya akan berkomunikasi dengan perusahaan yang saat ini bekerja sama dengan BP Tanjungpinang dan sedang menjalankan kegiatan di kawasan tersebut. Komunikasi itu diharapkan dapat membuka kemungkinan dilakukannya perbaikan sementara secara swadaya sebelum penanganan permanen dapat direalisasikan melalui anggaran pemerintah.

“Kami akan coba melakukan komunikasi dengan perusahaan yang sedang bekerja di kawasan tersebut untuk membantu memperbaiki jalan tersebut secepat mungkin,” katanya.

Terkait penyebab kerusakan, Cokky mengatakan pihaknya belum dapat memastikan faktor yang menyebabkan permukaan jalan bergelombang dan mengalami tonjolan. Menurut dia, kondisi konstruksi jalan perlu diperiksa lebih lanjut untuk mengetahui penyebab kerusakan secara tepat.

“Untuk penyebabnya, kami belum mengetahui secara pasti. Perlu dilihat kondisi konstruksi lama di bawah lapisan aspal tersebut, apakah berkaitan dengan beban kendaraan atau faktor lainnya,” ujarnya.

BP Tanjungpinang, kata Cokky, akan mengupayakan langkah penanganan yang diperlukan agar kondisi jalan tidak mengganggu aktivitas masyarakat dan kegiatan usaha di kawasan FTZ Senggarang.

Sementara itu, perbaikan secara menyeluruh terhadap ruas tersebut masih menunggu proses perencanaan dan penganggaran yang direncanakan untuk tahun berikutnya.

Comment