
Tanjungpinang, SuaraKepri.com – Aksi pelangsiran solar kembali marak di Kota Tanjungpinang. Begitulah yang kini terlihat di beberapa Sentral Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU), mobil-mobil diduga pelaku pelangsir solar ikut antri mengisi solar.
Disaat SuaraKepri.com ingin mengabadikan antrian di salah satu SPBU di Km. 6, salah satu mobil yang diduga pelangsir solar jenis isuzu panther hitam, tiba-tiba ngacir.
Antrian yang sama juga tampak di SPBU Batu 10, antrian pengisi solar ini juga disusupi oleh beberapa mobil yang diduga merupakan pelangsir solar.
“Ya bang, sejak razia tidak ada lagi, antrian panjang ini terus terjadi setiap hari. Bahkan sebelum tanki solar Pertamina ingin mengisi di SPBU kami. Mereka sudah terlihat mengantri,” ujar salah satu operator SPBU kepada SuaraKepri.com
Tidak sampai satu hari, hampir setiap SPBU kehabisan solar. “Tidak sampai bang, paling-paling hitungan tiga jam paling lama, stok solar ditempat kami sudah habis. Rata-rata mereka mengisi 30 liter solar setiap mobilnya, bahkan ada yang lebih,” terangnya.
Kapolres Tanjungpinang, AKBP Dwita Kumu Wardana terkait hal ini mengatakan ia akan melakukan kordinasi dengan instansi lainnya.
“Dan akan sesegera mungkin untuk melakukan razia kembali disetiap SPBU yang diduga ada lagi aksi pelangsiran (solar),” ujarnya pada hari Minggu (19/10) saat dihubungi wartawan.
Dwita menjelaskan pihaknya akan melakukan pengintaian terlebih dahulu, apabila memang ada.
“Setelah dilakukan pengintaian dan terbukti, akan kami lakukan razia. Saya akan berkoordinasi dengan instansi terkait lainnya, untuk membahas mengenai pelangsir yang marak lagi,” tegasnya lagi.
[sk]






Comment