by

Pedagang Melayu Square Mengeluh, Fahmi Sebut Hoax

Penulis : -Tanjungpinang-245 views

Tanjungpinang, suarakepri.com – Beredar kabar bahwa salah seorang pedagang yang menyewa stand di Melayu Square, Dedi (40) mengeluhkan kebijakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Rabu (24/03).

Pedagang yang bernama Dedi mengeluhkan tingginya harga sewa kios di Melayu Square. Sementara mereka harus melakukan pembayaran listrik dan air sendiri.

Menanggapi hal tersebut, Direktur BUMD Tanjungpinang, PT. TMB (Tanjungpinang Makmur Bersama), Fahmi menyatakan bahwasanya tidak ada pedagang yang terdaftar dengan nama Dedi.

“Nama pedagang yang bernama Dedi tidak pernah terdaftar sebagai pedagang di Melayu Square, alias hoax,” ujarnya.

Fahmi menjelaskan terkait permasalahan lainnya seperti pembayaran listrik, hal itu sudah sewajarnya.

Ini sudah logika seperti rumah sewa pada umumnya, penyewa berkewajiban membayar listrik, air dan lainnya.

Fahmi menambahkan, pihaknya hanya berkewajiban untuk membiayai perbaikan dan legalitas lainnya.

Adapun kewajiban tersebut berupa perjanjian sewa menyewa dan keamanan yang dibuktikan dengan legalitas.

Sebagai bentuk legalitas, setiap pedagang akan diberikan kartu (Tempatan Countainer) sesuai dengan nama dan nomor identitas.

Sedangkan terkait awak media, Fahmi menyinggung adanya media yang menurutnya tidak memberikan kesempatan bagi pihak PT. TMB untuk melakukan klarifikasi.

“Sebaiknya konfirmasi terlebih dahulu kebenarannya, jangan menaikkan berita yang dapat membuat kisruh di tengah masyarakat. Saya mengapresiasi awak media ini, telah melakukan perimbangan berita,” tegasnya.

Fahmi juga mengungkapkan saat ini pihaknya sudah mengupayakan sebaik mungkin demi memajukan Melayu Square.

“Kami sedang mengupayakan agar Melayu Square terlihat cantik dan teratur, untuk itu harapan kami kepada masyarakat agar tetap memberikan dukungannya demi kemajuan kota Tanjungpinang yang kita cintai,” tutupnya.

Comment

Berita Lainnya