Promo FBS
FBS Reliable Broker
Tanjungpinang

Realisasi Investasi FTZ Tanjungpinang Membaik, Sejumlah Perusahaan Mulai Rampungkan Bangunan

23
×

Realisasi Investasi FTZ Tanjungpinang Membaik, Sejumlah Perusahaan Mulai Rampungkan Bangunan

Sebarkan artikel ini
Kepala BP Tanjungpinang, Cokky Wijaya Saputra. /F: Dokumen BP Tanjungpinang

Tanjungpinang, suarakepri.com — Upaya Badan Pengusahaan (BP) Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Tanjungpinang dalam mengejar target investasi sepanjang tahun 2026 mulai menunjukkan progres riil di lapangan. Setelah sebelumnya menargetkan lima investor baru dan menyatakan kesiapan empat perusahaan pada pertengahan tahun, data terbaru mencatat geliat pembangunan fasilitas milik para pelaku usaha di kawasan FTZ Dompak dan Senggarang.

Berdasarkan data operasional BP Tanjungpinang, sejumlah entitas bisnis maupun perseorangan telah mencatatkan progres fisik di wilayah perencanaan.

Di kawasan Dompak (Kecamatan Bukit Bestari), beberapa fasilitas terpantau telah selesai dibangun dan tinggal menunggu operasional resmi. Di antaranya fasilitas atas nama Heng Lie, PT. Sukses Bintan Permata, serta PT. Hengye Sumber Daya Terbarukan yang berlokasi di area Jalan Ke Kelam Pagi hingga Tanjung Moco.

Selain sektor manufaktur dan energi, sektor penunjang seperti kuliner dan ritel juga mulai berdiri, meliputi bangunan restoran atas nama Donna Elisa. H di Jalan Raya Dompak serta minimarket atas nama Riana.

Sementara itu, untuk sektor perikanan dan kelautan, unit usaha milik Huanguo Construction And Development Co., Ltd. dilaporkan telah selesai terbangun dan siap beroperasi untuk mendukung budi daya serta ekspor ikan kerapu.

Di lokasi lain, pengembangan galangan kapal juga terus berjalan beriringan dengan penyelesaian kelengkapan perizinan pemanfaatan ruang laut.

Kepala BP Tanjungpinang, Cokky Wijaya Saputra, mengonfirmasi bahwa mayoritas proyek yang tercatat tersebut kini sudah menyelesaikan tahap konstruksi.

“Beberapa fasilitas seperti milik Heng Lie, PT Sukses Bintan Permata, PT Hengye, serta usaha restoran dan minimarket sudah terbangun dan tinggal menunggu operasional. Untuk Huanguo Construction, bangunannya sudah siap beroperasi untuk aktivitas budi daya ikan kerapu ekspor,” ungkapnya.

Mengenai kerja sama investasi skala besar lainnya, Cokky menjelaskan progress penjajakan dengan PT S&B Investama asal Taiwan yang sebelumnya menandatangani Memorandum of Understanding (MoU). Saat ini, perusahaan tersebut masih dalam tahap studi kelayakan (feasibility study) kawasan.

Di samping itu, BP Tanjungpinang juga baru saja merampungkan penandatanganan MoU dengan mitra strategis dari Tiongkok yang setara dengan Kadin Tiongkok. Kerja sama ini difokuskan pada penyediaan dan pemenuhan infrastruktur air bersih di dalam kawasan FTZ.

“Langkah ini penting untuk memastikan ketersediaan pasokan air bersih bagi seluruh fasilitas industri dan bisnis yang akan beroperasi penuh di Dompak maupun Senggarang,” pungkas Cokky, Jum’at (11/09).

Comment