banner 728x250

Sempat Mengeluh Sakit, Almarhum Sani Paksakan Diri Ke Istana

Jokowi melayat jenazah Almarhum H M Sani. F. Ist

Sebelumnya Habis Berobat dan Dirawat

Tanjungpinang, Suarakepri.com – Sebelum meninggal, Gubernur Kepulauan Riau, Muhammad Sani sempat mengeluhkan sakit saat akan menghadiri undangan ke Istana Negara, pada Jumat pagi (8/4/2016). Ia juga sebelumnya, diketahui sempat dibawa berobat dan dirawat di salah satu rumah sakit di Singapora.

banner 336x280

Tetapi, almarhum tetap memaksa untuk tetap hadir adanya undangan dari Presiden Jokowi di Istana Negara.

Kepala Biro Humas dan Protokol Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau Raja Heri Mukhrizal mengatakan, gubernur berusia 73 tahun itu ke Jakarta untuk menghadiri pengarahan oleh Presiden Joko Widodo kepada kepala dan wakil kepala daerah di Istana Negara, Jumat pagi.

Di tengah pertemuan, Sani mengeluh sakit sehingga dibawa ke RS Abdi Waluyo di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Setelah dirawat beberapa saat, kondisinya memburuk hingga meninggal dunia pada pukul 15.10 WIB.

Hingga Jumat sore, jenazah Sani masih dipersiapkan untuk diterbangkan ke Tanjung Pinang, Kepulauan Riau. Jenazah akan disemayamkan di Gedung Daerah di Tanjung Pinang.

Sementara itu, anak dari almarhum, Rini mengatakan bahwa Ayah Sani memiliki tipikal pekerja keras dan sulit untuk mencegahnya apabila terkait masalah tanggung jawab serta pekerjaannya.

“Padahal beliau dalam masih dalam keadaan sakit, tetapi beliau tetap memaksa untuk tetap hadir. Beliau saat itu menyatakan, kehadirannya ke Istana Negara sangatlah penting demi mendapatkan pengarahan dari Presiden RI Jokowi dan demi kepentingan masyarakat Kepri agar lebih mendapatkan perhatian dari Pemerintah pusat,” ungkapnya. (Harris)

[sk]