banner 728x250

Hati-Hati, Salah Ketik NIK Bisa Batalkan Pendaftaran CPNS

  • Share

SuaraKepri.com – Selain sulitnya melakukan akses terhadap situs pendaftaran seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), ternyata sejumlah calon pelamar juga mengeluhkan tidak dapat mendaftar lantaran nomer Induk Kependudukannya (NIK)-nya telah digunakan untuk mendaftar. Ini yang diterima Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) dalam pengaduan yang terdapat di situs panselnas sendiri.

Dalam pengaduan tersebut, sejumlah calon pelamar mengaku tidak bisa mendaftarkan identitasnya di portal nasional, panselnas.menpan.go.id. Padahal dirinya mengklaim sama sekali belum pernah melakukan registrasi secara online di situs tersebut.”Jadi banyak yang mengadu, belum pernah daftar, tapi ketika memasukkan identitas katanya data dia sudah terdaftar. Ini asumsi kami, bisa jadi ada pendaftar yang salah ketik NIK (Nomor Induk Kependudukan),” jelas perwakilan Panselnas Arunanto pada Senin (1/9/2014).

banner 336x280

Arunanto menjelaskan jika kejadian ini dapat terjadi lantaran kasus salah ketik NIK. Kasus salah ketik ini dapat merugikan para pendaftar lain. Ini lantaran dalam system online, para pendaftar hanya dapat melamar satu kali ke satu instansi.Artinya, saat identitasnya telah terdaftar ke database panselnas, pendaftar tak bisa lagi melakukan registrasi ke instansi manapun.

“Sengaja atau tidak sengaja, ketika NIK yang dimasukkan ternyata milik orang lain dan sudah terproses, maka itu jelas merugikan pemilik NIK yang hendak mendaftar. Data dia akan ditolak karena sudah terdaftar oleh yang salah memasukkan NIK tadi,” terangnya.

Menanggapi kasus ini, Penselnas berusaha mencari solusinya. Panselnas bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Dukcapil Kemendagri) untuk meminta seluruh data pengguna e-KTP di Indonesia. Upaya ini dilakukan untuk mencocokkan identitas yang dimasukkan pendaftar dengan data diri sebenarnya dalam database nasional. Semua perbaikan tersebut dilakukan agar tidak merugikan para pendaftar yang hendak menjadi CPNS.

Sementara bagi para calon peserta seleksi CPNS 2014 yang terlanjur tidak bisa mendaftar karena identitas atau NIK-nya telah dimasukkan orang lain, Panselnas juga sudah menyiapkan jalan keluarnya. “Yang NIK-nya salah nanti diserahkan ke Dukcapil untuk diverifikasi, kalau ternyata NIK itu bukan milik nama yang mendaftar ya kita langsung betulkan. Prinsipnya tetap menjaga para pendaftar tidak dirugikan,” ujar Arunanto pula.

[sk]

  • Share