Promo FBS
FBS Reliable Broker
Bengkalis

Menyedihkan, Seorang Janda Empat Orang Anak Butuh Perhatian

475
×

Menyedihkan, Seorang Janda Empat Orang Anak Butuh Perhatian

Sebarkan artikel ini

BENGKALIS, suarakepricom – Pandemi Covid-19 ini sangat menyulitkan bagi masyarakat menengah kebawah dalam kehidupan sehari-hari dan lumpuhnya putaran ekonomi diakibatkan dari virus corona ini, dampaknya dari masyarakat kabupaten Bengkalis.

Sebuah rumah gubuk, beratapkan daun Rumbia, dan berdinding separuh papan dan daun Rumbia, Ibu Zuraida (55) tahun, seorang janda dengan empat orang anak, warga di Jalan Barok Rt 002 Rw 007 Desa Deluk, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, sudah sekian tahunnya telah ditinggalkan sang suami yang telah meninggal dunia.

Ibu Zuraida (55) tahun ini, berjuang hidup untuk anak-anaknya sebagai seorang pekerja pemotong karet dan mengambil upah dari kebun milik warga di Desa Deluk tersebut.

Ibu janda empat orang anak ini tidak putus asa untuk menjalani hidup dengan keterbatasan yang ada dan sekalian menanggung biaya anak-anaknya sekolah.

Diketahui, kondisi yang di alami Ibu Zuraida ini, tidak pernah sama sekali tersentuh dari perhatian Pemerintah Desa mau pun Pemerintah Daerah Kabupaten, dalam berupa membantu masyarakat miskin.

Pantauan suarakepri.com dilapangan, pada Minggu 10 Mei 2020, selain menanggung dari empat orang anaknya, yang sangat menyedihkan yaitu, rumahnya sangat memperihatikan dan sudah satu setengah tahun Ibu ini dan anak-anaknya pada malam harinya mengunakan cahaya lampu Pelita, tanpa sedikit pun ada penerangan cahaya lampu lainnya.

Alhamdulilah, selama ini kite hidup dengan memotong karet milik kebun orang lain, dan sekarang ini makan pun apa adanya, yang penting bisa menghidupi anak-anak saye,” ungkapnya dengan logat melayu.

Saat ini ia sangat khawatir karena musim hujan segera tiba, sedangkan atap rumahnya sudah pada bocor.

“Berharap ada bantuan dari pemerintah dan warga yang punya kelebihan rezeki,” sebutnya dengan sedih.

(Sofyan)

Comment