Bintan, suarakepri.com – Berawal dari rasa keperdulian yang sama terhadap nasib para Nelayan, sejumlah Ormas dan OKP sepakat membentuk aliansi perjuangan dan diharapkan mampu menjadi wadah baru bagi para Nelayan, Minggu (21/08).
Adapun yang menjadi poin penting dalam penandatanganan kesepakatan bersama seluruh Ormas dan OKP yaitu menolak secara tegas adanya aktivitas Pukat Trawl dan Cantrang di wilayah perairan Kepulauan Riau, khususnya Bintan.
Syukur Harianto alias Buyung Adly selaku Ketua Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Kabupaten Bintan mengatakan sangat mendukung terbentuknya Forum Komunikasi ormas dan OKP se-Kabupaten Bintan.
Menurutnya, hal ini merupakan langkah awal yang baik, dimana seluruh kelompok yang memiliki persamaan persepsi pemikiran tentang memberdayaan dan memperhatikan masyarakat Nelayan telah berkumpul bersama-sama disini.
“Terbentuknya forum lintas Ormas dan OKP ini merupakan langkah awal dan kebersamaan kita untuk lebih besar dalam menyuarakan apa yang menjadi masalah serta kendala masyarakat Nelayan di kemudian hari atau hari ini dan seterusnya. Hal ini merupakan satu bentuk kesatuan pemikiran yang baik dari terbentuknya Forum Komunikasi ormas dan obate pada hari ini,” ujarnya.
Ia juga menerangkan, dengan terbentuknya Forum Komunikasi Ormas dan OKP setidaknya telah menjawab permasalahan yang sedang dialami saat ini, dimana ada sebuah harapan yang lebih besar dengan gaung yang lebih kuat telah bersatu dan berbicara tentang permasalahan-permasalahan Nelayan.
“Terbentuknya forum ini diharapkan dapat menjadi perhatian oleh pengambil kebijakan atau pemerintah itu sendiri. Maka, kedepannya diharapkan forum ini dapat menjawab permasalahan Nelayan, kalau kita tidak bisa menjawab 100% artinya 50% sampai dengan 7% bisa menjawab apa yang menjadi masalah Nelayan saat ini. Nah ini pentingnya forum yang dibentuk pada Sabtu sore, sehingga menjadi wadah untuk menjawab atau membantu berperan dalam permasalahan Nelayan yang sedang dialami,” ungkapnya.
Buyung juga menjelaskan, adapun harapan yang ingin dicapai dalam pembentukan forum ini adalah komitmen bersama dalam menyuarakan, serta mendapatkan solusi atau menawarkan solusi kepada Pemerintah setempat.
Ia mengharapkan peran Pemerintah harus lebih tegas, lugas, dan cepat dalam menuntaskan permasalahan para Nelayan. Menurutnya, sudah saatnya pemerintah sadar bahwasanya permasalahan Nelayan ini bukan permasalahan yang sepele.
“Semoga forum ini dapat menjawab permasalahan masyarakat kita yang memang menggantungkan hidup diperairan. Jadi, dengan berkumpulnya seluruh Ormas dan OKP diharapkan dapat membawa perubahan bagi nasib Nelayan, walaupun nantinya harus turun ke jalan. Hal ini juga demi menjaga ekosistem laut kita yang memang digadang-gadangkan laut merupakan sumber daya kehidupan untuk masyarakat Indonesia, khususnya Bintan,” Harapnya.
Adapun Ormas dan OKP yang hadir, perwakilan dari LAM Bintan, PERPPAT Bentan, Pemuda Pancasila, Gagak Hitam, Banser, Melayu Raya, FKPPI, PBB, KNTI, HNSI, For Bintan, Karang Taruna, Aspek.
Pertemuan ini juga menghadirkan sejumlah Media Lokal dan Pengusaha Ikan yang di fasilitasi langsung oleh DPRD Bintan Hasriawady, S.Ip dan Muhammad Najib.






Comment