Bintan, suarakepri.com – Penderitaan Mbah Boniran (78) semakin memilukan. Setelah lebih dari enam bulan terisolasi akibat akses jalan yang ditutup sepihak, kini ia mengalami kejadian yang lebih tragis. Saat berusaha memutar jalan untuk membawa pupuk menggunakan gerobak dorong, tubuh rentanya tak lagi mampu menahan beban. Ia terjatuh, tergeletak di tanah dalam kondisi lemah, tanpa ada yang segera menolongnya.
Peristiwa ini semakin menegaskan bahwa masalah yang dihadapi Mbah Boniran bukan sekadar sengketa lahan, tetapi juga tragedi kemanusiaan. Kuasa hukum Mbah Boniran, Rian Hidayat, SH & Rekan, mengecam tindakan penutupan jalan yang dianggap tidak hanya merugikan secara hukum, tetapi juga mengancam keselamatan klien mereka yang sudah lanjut usia.
“Atas tindakan penutupan jalan menuju ke tempat klien kami, yang dilakukan oleh pihak yang akan kami sengketakan, kami sangat menyayangkan. Klien kami yang sudah berusia 78 tahun bahkan sampai terjatuh saat membawa pupuk dengan gerobak dorong. Akses ke rumahnya pun semakin sulit. Bagaimanapun, seharusnya ada hati nurani dalam menyikapi hal ini, apalagi kami menduga tindakan ini dilakukan oleh ahli warisnya sendiri,” ujar Rian Hidayat.
Lebih lanjut, Rian menegaskan bahwa pihaknya akan menempuh jalur hukum demi keadilan bagi Mbah Boniran.
“Sebagai kuasa hukum, dari Mbah Boniran kami akan mengambil langkah hukum terkait permasalahan yang sedang terjadi di tanah klien kami. Kami tidak akan tinggal diam melihat seorang lansia diperlakukan seperti ini,” tegasnya.
Muhammad Shadiq dari organisasi GRIB Jaya juga turut angkat bicara, menyoroti ketidakadilan yang dialami Mbah Boniran. Insiden ini menambah deretan luka bagi Mbah Boniran. Dengan tubuh yang semakin lemah dan beban hidup yang kian berat, ia kini harus menghadapi risiko keselamatan hanya untuk sekadar bertahan hidup.
Shadiq menegaskan bahwa jika tidak ada tindakan dari pihak berwenang, maka ini menjadi bukti nyata bahwa keadilan semakin sulit didapatkan oleh rakyat kecil.
“Kami akan terus mengawal kasus ini sampai Mbah Boniran mendapatkan haknya kembali. Pemerintah harus segera turun tangan sebelum tragedi yang lebih besar terjadi,” tutupnya.








Comment