Promo FBS
FBS Reliable Broker
BintanBreaking News

Prihatin, Arwan Akim Laporkan ke KBRI Terkait Nelayan Ditangkap oleh Pihak Malaysia

2020
×

Prihatin, Arwan Akim Laporkan ke KBRI Terkait Nelayan Ditangkap oleh Pihak Malaysia

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Kabupaten Bintan, Arwan Akim saat bersama masyarakat daerah pemilihannya, Kecamatan Bintan Pesisir./Fan

Bintan, SuaraKepri.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD) Kabupaten Bintan, Arwan Akim turut prihatin adanya nelayan asal Kecamatan Mantang, Kabupaten Bintan yang ditangkap dan ditahan oleh pihak Malaysia.

Bentuk keprihatinan Akim (sapaan akrabnya) ini, ia lakukan tindakan nyata dengan melaporkan ke pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kuala Lumpur.

“Kita menerima laporannya semalam bro, terkait adanya informasi nelayan kita (Kabupaten Bintan-red) yang ditangkap dan ditahan oleh pihak Malaysia,” ujar Akim melalui pesan Whatsappnya, pada hari Rabu malam (21/6).

Akim pun berharap, para nelayan yang ditangkap dan ditahan oleh pihak Malaysia segera dilepaskan serta dikembalikan ke asalnya.

“Semoga para nelayan kita segera dilepas dan dikembalikan. Agar mereka dapat berkumpul bersama dengan keluarganya, apalagi nelayan yang ditahan oleh pihak Malaysia adalah tulang punggung keluarga,” tegas Akim.

Akim, yang merupakan Anggota DPRD Kabupaten Bintan asal dapil Kecamatan Bintan Pesisir dan Mantang serta dari Partai Golkar ini berharap agar kejadian ini tidak terulang lagi.

“Kita akan minta nelayan Bintan agar jangan terlalu dekat kerjanya (menangkap ikan) dengan perbatasan Malaysia. Karena banyak nelayan yang tidak menguasai peta perbatasan perairan negara kita, agar tidak kebablasan lagi,” himbauannya.

Sebelumnya para nelayan asal Indonesia, Kabupaten Bintan dikabarkan kembali ditangkap oleh pihak Malaysia.

Informasi ini beredar di media sosial (Medsos) Facebook dan Whatsapp, pada hari Rabu(21/6).

Adapun nama anak buah kapal (ABK) yang ikut ditangkap seperti Subardi, Beni Herianto, Agusti, Febri, Indrawan. Sementara Tekong (nakhodanya) Boatnya yakni Buhari, Aidit dan Iis Kandar.

Para awak kapal (boat) nelayan ini diketahui berdasarkan informasi merupakan orang Kecamatan Mantang, Kabupaten Bintan.

Keadaan ini cukup membuat para nelayan Bintan yang sering melaut di perairan Natuna dan Kalimantan.

“Informasinya memang ada beredar Bang, bahkan kabarnya nelayan asal Tarempa juga ikut ditangkap pihak Malaysia. Tidak tahu juga kami kalau mereka masuk perairan Malaysia apakah tidak, kami belum dapat informasi pastinya,” ujar salah seorang Nelayan asal Bintan yang kini melaut di perairan Natuna.

Sementara itu, istri dari salah satu nelayan asal Kecamatan Mantang yang informasi ikut ditangkap dan ditahan pihak Malaysia belum berhasil dihubungi.

Hingga saat berita ini dinaikkan, pihak terkait baik dari Polres Bintan dan KBRI di Malaysia belum membalas konfirmasi media ini.

Penulis : Thafan, Editor : Mori

Comment

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat