Promo FBS
FBS Reliable Broker
Tanjungpinang

PKBI Kepri Bersama Sejumlah Mitra Sepakat Revitalisasi Forum Kemitraan Stakeholder Tingkat Daerah

1281
×

PKBI Kepri Bersama Sejumlah Mitra Sepakat Revitalisasi Forum Kemitraan Stakeholder Tingkat Daerah

Sebarkan artikel ini

Tanjungpinang, suarakepri.com – Pada bulan Juni 2022 lalu, Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Daerah Kepri melalui program Inklusi sudah melakukan pertemuan pertama Forum Kemitraan Stakeholder Tingkat Daerah bersama Mitra Inklusi, dimana pada pertemuan tersebut ada beberapa rencana tindak lanjut yang akan di tindak lanjuti seperti permasalahan Pelayanan Kesehatan, Penerimaan status, Pengetahuan Skill, dan Identitas.

Menindak lanjuti hasil pertemuan sebelumnya, pada hari Sabtu tanggal 3 September 2022 PKBI Kepri kembali mengadakan “Pertemuan Forum Mitra Lintas Stakeholder” yang bertujuan untuk Revitalisasi Forum kemitraan lintas stakeholder tingkat daerah dan penyusunan matriks perencanaan agenda kegiatan bersama.

Nani Nuraeni selaku PO Inklusi PKBI Kepri menjelaskan, adapun yang menjadi outcome dalam kegiatan diharapkan dapat terbangun kesepahaman terkait kerangka kerja bersama untuk melaksanakan advokasi kolektif guna mempercepat terwujudnya kebijakan inklusif & responsif gender, Jumat (09/09).

Selain itu, ia juga berharap dengan adanya pembentukan forum kemitraan, mampu menjembatani antara kebutuhan komunitas dengan akses pelayanan publik yang diselenggarakan oleh pemerintah dan CSO lokal.

“Memperjuangkan isu sosial dan kemasyarakatan tidak bisa hanya 1 kelompok tertentu saja yang bersuara, makanya perlu adanya pembentukan forum kemitraan dimana diharapkan semua pihak yang terlibat dapat mewujudkan dan mencapai keinginan yang sama,” ujar Nani.

Tony Arconada selaku Pengurus Forum juga menambahkan dengan terbentuknya forum ini, Peran forum yang diharapkan oleh anggota adalah fungsi Jaringan Advokasi, Media Informasi dan Koordinasi dan sekaligus sebagai Pusat Mekanisme Rujukan Lintas program dan lintas institusi.

Selain itu, terdapat kebutuhan peran lain yang cukup signifikan yaitu peran Pelayanan Khusus dimana anggota mengharapkan adanya peranan pelayanan-pelayanan penting yang sampai saat ini masih belum bisa terakomodir dalam berbagai program tetapi dinilai sangat mendesak bagi anggota.

“Jika dilihat dengan proporsi sumberdaya yang ada didalam keanggotaan forum, harapan terhadap peran diatas sangat memungkinkan untuk dipenuhi, dimana sumberdaya forum memiliki kekuatan besar dalam cakupan program pengorganisasian yang didalamnya dapat menjawab seluruh kebutuhan peran tersebut diatas,” Ujar Tony.

Masih sambungnya, adapun tujuan lain terbentuknya forum ini adalah terwujudnya Jaringan Organisasi Masyarakat Sipil yang berpihak kepada hak-hak komunitas terpinggirkan dan menjadi mitra strategis bagi pemerintah Daerah dalam membangun masyarakat inklusif.

“Untuk mewujudkan itu semua, kami menggunakan strategi pengorganisasian, pengembangan platform dan koordinasi serta informasi, dimana nantinya akan ada perencenaan hingga tiga periode berikutnya,” Pungkas Tony.

Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Eksekutif Daerah PKBI Kepri Ahmad Syahroni, S.Pd dengan peserta dari Komunitas Ingat Suryanto, KOMPAK Superyatno, Pimpinan Redaksi Suara Kepri Mori Guspian, Rumpun Waria Sehati Rika, Penggiat Sosial Dian Asmara Siregar, Komunitas Ingat Arwiyanto, Wak Lebon Iim Suhari, Yayasan Embun Pelangi Hilman, Batik Bintan Yandika Galan Ramadhan dan Staff PKBI Kepri Rosdawati, Sheza Rosya, Yeni Friska, Septi Nurul Parida, serta Tim Inklusi PKBI Kepri, Tafan Juristian Putra, Wici aulia, Agil, Yana.

Comment

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat