banner 728x250

Sambau Masih Gelap Gulita, Pemukiman Nelayan Tidak Tersentuh Pembangunan

  • Share

Lingga, SuaraKepri.com – Sejak perjuangan terbentuknya otonomi Kepulauan Riau menjadi sebuah provinsi sendiri, serta Pembentukkan Kabupaten Lingga menjadi sebuah Undang-undang No. 31 Tahun 2003, Rabu (21/04/21).

Fakta nya Bunda Tanah Melayu masih banyak wilayah yang tidak terjamahi oleh pembangunan infrastruktur dan intalasi listrik 24 jam, salah satunya di Dusun II Sambau dan Air Kelat, Desa Limbung, Kecamatan Lingga Utara, Kabupaten Lingga Provinsi Kepri.

banner 336x280

Hal ini dibenarkan oleh tokoh pemuda Kabupaten Lingga Zuhardi yang berkunjung ke kampung tersebut, ia menyayangkan sikap pemerintah provinsi dan daerah yang terkesan melakukan pembiaran tampa tersentuh oleh pembangunan jalan, bahkan sebanyak 100 lebih rumah (KK) tidak perna tersentuh aliran listrik sama sekali sejak terbentuknya Kabupaten Lingga.

“Kami meminta Pemerintah Kabupaten Lingga dan Provinsi Kepri perhatikan Sambau masalah PLN dan jalan, karna sudah berapa tahun ini PLN sama sekali tidak masuk ke Sambau, menjadi keluhan masyarakat masalah jalan dan PLN,” kata Zuhardi yang juga menjabat sebagai ketua korwil Hi-melaya Lingga.

Mayoritas pekerjaan masyarakat Sambau dan Air Kelat adalah nelayan, dengan begitu jika daerah nelayan ini tidak mendapatkan sentuhan pembangunan dan aliran listrik, tentu alasan ini bertentangan dengan intruksi Presiden Republik Indonesia yang tertuang didalam Undang-undang nomor 15 Tahun 2011 tentang perlindungan nelayan,

Dipoin 7 Kementrian pekerjaan umum melaksanakan pembangunan infrastruktur untuk mendukung pelabuhan perikanan dan pemukiman nelayan.

“Sedih saya melihat kampung Sambau dan Air Kelat, harusnya Masyarakat Indonesia di pinggiran, di pulau terdepan, di perbatasan, di pulau-pulau terisolir harus merasakan hadirnya negara sebagai bagian dari kesatuan NKRI,” ujarnya.

Semenatara itu, ia berharap dengan fakta ini Pemerintah Provinsi Kepri dan Kabupaten Lingga dapat bekerja sama dalam upaya mensejahterakan daerah tersebut, dan tidak tutup mata, karna kesehteraan rakyat diatur di dalam UUD 1945.

Penulis : Febrian S.r

banner 336x280
banner 120x600
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *